Ilustrasi (REUTERS/Stefano Rellandini)
Ilustrasi (REUTERS/Stefano Rellandini)

Monte dei Paschi Beri Stimulus Pergerakan Bursa Saham Eropa

Ekonomi perbankan ekonomi italia
Angga Bratadharma • 08 Desember 2016 07:35
medcom.id, London: Bursa saham Eropa mengikuti pergerakan bursa saham di Asia yang lebih tinggi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Keadaan itu didukung oleh laporan bahwa Italia akan bertindak untuk menyelamatkan bank bermasalah seperti Monte dei Paschi, dengan diperkirakan penyelamatan itu menggunakan mekanisme bailout.
 
Selain itu, kenaikan dikarenakan ekspektasi bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) yang akan memperpanjang skema stimulus untuk pembelian obligasi di pekan ini. Imbal hasil obligasi Pemerintah Italia jatuh, mempersempit permintaan investor premium untuk menahan mereka dari bencmark utang Jerman, yang terbilang ketat selama sekitar satu bulan.
 
Indeks STOXX 600 pan-Eropa mengalami kenaikan sebanyak 0,8 persen, dipimpin oleh bank SX7P, dan Italia indeks saham FTSE MIB .FTMIB yang mengalami kenaikan sebanyak 1,2 persen, memukul tertinggi selama enam bulan. Bursa saham Eropa sedikit banyak terus bergerak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Italia Dinilai Sulit Ambil Langkah Kebijakan Anggaran
 
Mengutip Reuters, Kamis 8 Desember, saham Monte dei Paschi, bank tertua Italia dan ada fokus akan kekhawatiran investor atas sektor perbankan di negara tersebut, mengalami kenaikan sebanyak sembilan persen (BMPS.MI). Kendati demikian, Monte dei Paschi harus dihadapkan pada beberapa persoalan dan perlu segera diselesaikan secepat mungkin.
 
Sebelumnya, Pemerintah Italia direncanakan sedang mempersiapkan diri untuk mengambil sebesar 2 miliar euro atas saham pengendali di bank tersebut, sebagai langkah penyelamatan menysul keputusan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi yang mengumumkan untuk mengundurkan diri.
 
Baca: Italia akan Investasi Energi Terbarukan di Bitung
 
Kekhawatiran investor mengarah kepada kekalahan Renzi dalam sebuah referendum mengenai reformasi konstitusi lanjutan yang akan memberikan tekanan terhadap Uni Eropa. Kondisi itu semakin diperparah dengan keputusan Inggris yang akan keluar dari keanggotaan Uni Eropa termasuk kepercayaan pada mata uang euro.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif