Monde Nissin perusahaan yang memproduksi mi instan Lucky Me! terbesar di Filipina. Foto: AFP/Joel Guinto.
Monde Nissin perusahaan yang memproduksi mi instan Lucky Me! terbesar di Filipina. Foto: AFP/Joel Guinto.

Suami Orang Indonesia, Ini Gurita Bisnis Monde Nissin

Ade Hapsari Lestarini • 03 Juni 2021 16:28
Jakarta: Saham 'kerajaan' mi instan Monde Nissin Corporation merosot setelah menggelar Initial Public Offering (IPO) terbesar di Bursa Efek Filipina. Saham perseroan dibuka 0,15 persen lebih rendah, sehingga memberikan kapitalisasi pasar sebesar USD5 miliar.
 
Penawaran umum perdana yang kelebihan permintaan dari produsen mi instan terlaris di Filipina itu mampu meraup USD1 miliar. Sehingga menjadikannya daftar IPO terbesar di negara itu, karena investor menuntut "sepotong kue" dari kerajaan makanan ringan itu yang kini telah menjadi pemain daging alternatif.
 
Melansir Fortune, Kamis, 3 Juni 2021, didirikan pada 1980, perusahaan yang berkantor pusat di Makati ini telah memperluas produksi dan jangkauannya hingga mencapai penjualan bersih sebesar USD1,4 miliar pada 2020.

Produknya berupa mi instan 'Lucky Me!', biskuit 'SkyFlakes', dan yogurt Dutch Mill, tersedia di 50 negara. Tetapi Monde Nissin paling terkenal di pasar dalam negeri Filipina, dan mendominasi kancah makanan ringan di negara itu.
 
Perusahaan ini masing-masing menguasai 68 persen dan 73 persen pangsa pasar mi instan dan minuman yogurt Filipina. Pasar itu pun menarik bagi investor, seperti halnya investasi bisnis keluarga di pasar yang sedang berkembang: 'daging palsu'.
 
 
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan