Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Rupiah Pagi Bergerak Menguat di Rp13.524/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 02 Desember 2016 09:32
medcom.id, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan pagi di akhir pekan ini terpantau menguat dibandingkan dengan penutupan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.565 per USD. Nilai tukar rupiah mampu bergerak menguat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan politik dalam negeri.
 
Baca: Penguatan Harga Minyak Dorong Rupiah Menguat
 
Mengutip Bloomberg, Jumat 2 Desember, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi berada di posisi Rp13.524 per USD. Day range nilai tukar rupiah di kisaran Rp13.501 per USD sampai Rp13.539 per USD dengan year to date return di minus 1,62 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.507 per USD.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap USD di sepanjang hari ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran support Rp13.550 per USD, sedangkan resisten berada di posisi Rp13.480 per USD. Perlu ada kewaspadaan dan diharapkan nilai tukar rupiah tidak mengalami pelemahan kembali.
 
Baca: Rupiah Melemah Tipis ke Rp13.579/USD di Perdagangan pagi
 
"C‎ermati berbagai sentimen yang ada serta waspadai bila kembali meningkatnya aksi jual yang dapat berimbas pada pembalikan arah Rupiah," kata ‎Analis Senior dari Bina‎ Artha Securities Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.
 
Rupiah Pagi Bergerak Menguat di Rp13.524/USD
Sumber: Bloomberg
 
Meski secara tren, diakui Reza, gerak nilai tukar rupiah masih berpeluang untuk melanjutkan tren kenaikannya. Tapi, perlu dicermati imbas masih adanya pergerakan positif dari pergerakan USD yang terbantukan dengan pelemahan yen, dan beberapa mata uang lainnya yang terpengaruh kondisi internal negaranya.
 
Baca: Perdagangan Sore, Rupiah Menguat ke Rp13.565/USD
 
"Nilai tukar rupiah sempat mendekati target resisten sehari sebelumnya di Rp15.485 pers USD. Namun, kembali turun seiring pergerakan USD yang tidak terlalu melemah dalam," pungkas Reza.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif