Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal. Dok. Istimewa
Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal. Dok. Istimewa

Upaya Pupuk Indonesia Tingkatkan Kinerja Pendistribusian Pupuk Non Subsidi

Achmad Zulfikar Fazli • 30 Maret 2022 22:52
Jakarta: PT Pupuk Indonesia (Persero) telah memiliki upaya dalam meningkatkan kinerja pendistribusian pupuk non subsidi di 2022. Salah satunya, lewat transformasi bisnis dan pengembangan sistem digitalisasi penjualan ritel melalui target operating model #PupukIndonesiaAda.
 
“Saat ini #PupukIndonesiaAda telah diimplementasikan di tujuh wilayah piloting, yaitu di Kabupaten Pidie, Banyuasin, Cirebon, Grobogan, Nganjuk, Kukar, dan Gowa, dengan total 153 kios," ujar Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal, Jakarta, Rabu, 30 Maret 2022.
 
Ke depan, lanjut dia, Pupuk Indonesia akan mencoba memperluas hingga 114 kabupaten kota. Total target 1.800 kios.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tenang! Stok Bahan Baku Pupuk Dipastikan Terjaga di Tengah Perang Rusia-Ukraina
 
Gusrizal mengungkapkan implementasi transformasi bisnis dan pengembangan sistem digitalisasi sebagai upaya meningkatkan pangsa pasar Pupuk Indonesia di pasar pupuk non subsidi.
 
“Keseriusan Pupuk Indonesia dalam bersaing di pasar ritel non subsidi ditandai dengan dilakukannya pengembangan sistem penjualan melalui Retail Management System (RMS)," ucap dia.
 
Sistem RMS sudah mulai diimplementasi di kios-kios Pupuk Indonesia. RMS bertahap akan terintegrasi di sistem distributor.

Penghargaan Distributor dan Kios Pupuk Non Subsidi

Pupuk Indonesia juga memberikan penghargaan kepada distributor dan kios ritel pupuk non subsidi di wilayah Indonesia. Penghargaan yang diberikan sesuai dengan capaian kinerja dari masing-masing distributor dan kios.
 
Ada 158 distributor dan 91 kios yang mendapatkan apresiasi dari Pupuk Indonesia. "Kami atas nama perusahaan Pupuk Indonesia mengucapkan selamat kepada para distributor dan kios yang berprestasi dan telah membantu mensukseskan program-program Pupuk Indonesia," ujar Gusrizal.
 
Berdasarkan data, penjualan pupuk ritel non subsidi mencapai 612 ribu ton atau melebihi 35 persen dari target yang ditetapkan di 2021.
 
Pupuk Indonesia juga mengapresiasi dalam bentuk hadiah kepada para distributor dan kios yang berkinerja memuaskan. Hadiah yang diberikan mulai dari truk, mobil, motor, televisi, handphone, logam mulia, maupun kesempatan umrah.
 
Apresiasi ini, terang dia, diberikan atas kinerja para distributor dan kios dalam memenuhi kebutuhan pupuk petani. "Kami selaku produsen sangat berterima kasih atas kerja sama yang dilakukan oleh distributor dan kios sebagai mitra bisnis Pupuk Indonesia, saya berharap tahun 2022 Pupuk Indonesia bisa memberikan capaian yang lebih baik lagi,” terang Gusrizal.

Penandatanganan SPJB Pupuk Non Subsidi

Pupuk Indonesia juga melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) pupuk ritel non subsidi sebagai bentuk komitmennya bersama mitra bisnis dalam memenangkan pasar retail pada 2022. Gusrizal mengungkapkan acara tersebut melibatkan 82 distributor dari seluruh Tanah Air.
 
Penandatanganan ini menjadi kontrak dan komitmen para distributor dalam menjamin pendistribusian pupuk non subsidi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, serta bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kebutuhan pupuk para petani di Indonesia.
 
Baca: Pupuk Nonsubsidi untuk Petani Jawa Timur Dipastikan Tersedia
 
Gusrizal menyampaikan Pupuk Indonesia berterima kasih kepada seluruh distributor, kios, dan petani di Indonesia yang memberikan kepercayaan kepada Pupuk Indonesia.
 
“Diharapkan sinergi ini dapat terus ditingkatkan lagi dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan negara dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Gusrizal.
 
(AZF)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif