Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Istimewa.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Istimewa.

Mendag Zulhas Usulkan Subsidi BBM Langsung ke Rakyat

Juven Martua Sitompul • 15 Agustus 2022 15:46

Transformasi energi bersih ini bakal menggunakan banyak bahan yang berasal dari dalam negeri. Ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di Tanah Air.
 
"Artinya, kesejahteraan meningkat. Sekali lagi PAN menawarkan solusi dari permasalahan bangsa yang akut ini," kata dia.
 
Dia mengusulkan subsidi langsung itu lantaran energi adalah kebutuhan pokok manusia. Termasuk, masyarakat di Indonesia. "Itu tak bisa dihindari," kata dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akan tetapi, Zulhas menyadari saat ini terjadi kesenjangan antara konsumsi dan kemampuan nasional menyiapkan ketersediaan energi. "Kebutuhan BBM kita per hari 1,6 juta barel, sementara produksi hanya 0,6 juta barel. Artinya, kita impor minyak mentah dan BBM per hari 1 juta barel," ujarnya.
 
Begitu juga dengan LPG, kata dia, di mana per tahun kebutuhannya mencapai sekitar 8 juta ton. Dari besaran ini, hanya dipenuhi oleh produksi domestik kurang dari 1 juta ton.
 
"Karena itu, hingga tak kurang dari 7 juta kita harus impor," ucap Mendag.
 
Padahal, kata Zulhas, semua impor energi, terutama minyak dan LPG, sangat menguras devisa. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan sudah lima kali bicara prihatin dengan kondisi ini.
 
Zulhas tidak menampik pascapandemi covid-19, ekonomi masih berada dalam status pemulihan. Daya beli masyarakat juga masih rendah. Sehingga, secara jangka panjang problem ini harus bisa diatasi.
 
"Karena itu, bagaimanapun subsidi harus ditanggung negara. Sehingga, subsidi tak menyasar lebih banyak pada orang mampu dan kaya. Dengan subsidi langsung, subsidi menjadi tepat sasaran," kata dia.
 
(JMS)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif