Volgograd: Kekecewaan dirasakan Kyle Walker terhadap keputusan kontroversial wasit Wilmar Rondon kala Inggris bersua Tunisia di Piala Dunia 2018 Rusia. Bek Manchester City itu menegaskan dirinya tidak melakukan pelanggaran yang berujung pada bobolnya gawang Jordan Pickford.
The Three Lions pada akhirnya mampu menyudahi laga dengan skor 2-1 lewat dua gol Harry Kane. Akan tetapi, anak asuh Gareth Southgate harus berusaha keras hingga injury time babak kedua untuk meraih tiga poin.
Satu gol yang bersarang ke gawang Pickford tersaji lewat titik putih. Walker dianggap melanggar Fakhreddine Ben Youssef saat hendak menyambut umpan silang rekannya, dan Ferjani Sassi berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
Klik: Kata Kane setelah Bungkam Tunisia
Usai laga, Walker tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan penalti tersebut. Menurutnya, Ben Youssef lah yang berlari menabrak lengannya, bukan dirinya yang melakukan pelanggaran.
"Di Liga Primer Inggris mungkin bukan pelanggaran, tapi kalau di Piala Dunia iya," kata eks Tottenham Hotspur itu dikutip dari Goal International.
"Jadi saya dengar Kieran (Trippier) menyuruh saya untuk membiarkan bola lewat. Saya hanya mencoba memasang badan saja, lalu dia (Ben Youssef) berlari menuju lengan saya," sambungnya.
Kemenangan itu penting buat Inggris karena di pertandingan lain, Belgia menunjukkan kekuatannya usai mengalahkan Panama dengan skor 3-0, tim yang akan dihadapi Raheem Sterling di laga kedua Grup G.
Video: Cokelat Tema Piala Dunia Jadi Favorit Para Suporter
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
