Kesalahan Lloris Masih Diampuni Pochettino
Hugo Lloris (AFP/TOLGA AKMEN )
London: Kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris melakukan pelanggaran lalu lintas. Ia kedapatan mabuk sambil mengendarai mobil. Namun, kesalahannya itu masih diampuni pelatih The Lilywhites Mauricio Pochettino.

Lloris dikenai hukuman larangan 20 bulan mengemudi sekaligus denda 50.000 poundsterling (Rp963 juta). Hukuman itu harus diterima Lloris setelah ia dinyatakan bersalah karena mengemudi dalam keadaan mabuk di Pengadilan Westminster Magistrates.

Sebuah sampel yang didapatkan pengadilan menyatakan dalam tubuh Lloris terdapat 80 mikrogram kandungan alkohol dalam tiap 100 milimeter napasnya. Dengan demikian, kiper berusia 31 tahun tersebut telah melanggar aturan batas jumlah alkohol lebih dari dua kali lipat yang ditentukan di Inggris dan Wales.


Namun, tindakan Lloris itu masih dimaafkan pelatih Tottenham Mauricio Pochettino. Ia bahkan masih akan mempercayakan ban kapten kepada kiper asal Prancis tersebut.

Klik di sini: United Baik-baik Saja Tanpa Pogba

"Dia adalah yang pertama menyesali semua yang terjadi. Tentu saja dia tidak merasa hebat. Dia mengatakan dia bersalah atas situasi ini dan bertanggung jawab. Dia membuat kesalahan dan menderita, dan telah menghukum dirinya sendiri," kata Pochettino.
 
"Ini adalah pelajaran besar untuk semua orang. Dia mengatakan kepada saya 'bos itu pelajaran besar bagi saya, saya membuat kesalahan dan perlu membayarnya' dan sekarang dia menerima itu sebagaimana seorang pria seperti dirinya,"ujarnya

"Apakah dia akan tetap sebagai kapten? Tentu saja," tambahnya. 

Setelah ditahan pada 24 Agustus, Lloris sempat kembali bermain pada laga Tottenham kontra Manchester United. Ia mampu membantu The Lilywhites menang 0-3 pada laga yang digelar di Stadion Old Trafford itu.

VideoTiga Kandidat Kuat Pengganti Luis Milla
 



(PAT)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id