Dusseldorf: David de Gea dan Marc-Andre ter Stegen satu suara untuk mengkritik bola resmi Piala Dunia. Sementara itu, Pepe Reina telah menyerukan agar bola itu diubah menjelang turnamen.
Adidas Telstar 18 diluncurkan akhir tahun lalu sebagai bola resmi turnamen Piala Dunia 2018 Rusia. Bola itu terinspirasi oleh bola yang digunakan pada turnamen Piala Dunia 1970 di Meksiko.
Namun, setelah Spanyol dan Jerman bermain imbang 1-1 dalam pertandingan persahabatan internasional di Dusseldorf pada Sabtu 24 Maret dini hari WIB, baik De Gea atau Ter Stegen bersikap kritis terhadap kualitas bola.
"Ini benar-benar aneh. Itu (bola) bisa dibuat jauh lebih baik," kata De Gea, yang kebobolan lewat tendangna jarak jauh Thomas Mueller.
Ter Stegen bahkan lebih kritis terhadap bola, dia mengatakan: "Bola bisa lebih baik, itu terlalu banyak gerakan."
"Namun, saya pikir kami hanya harus terbiasa bekerja dengan bola itu dan mencoba untuk mengatasinya secepat mungkin sebelum Piala Dunia dimulai. Kami tidak punya pilihan lain," lanjutnya.
Sementara itu, Pepe Reina, berpikir pihak terkait, dalam hal ini FIFA harus mempertimbangkan untuk mengganti Telstar 18 dengan bola lain.
"Mereka (FIFA) harus mengubahnya. Masih ada waktu," tegas Reina.
Polemik soal bola juga pernah terjadi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Jabulani, bola yang saat itu dipakai dianggap terlalu enteng dan sulit dikuasai oleh kiper. (Soccerway)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KRS)
