Pada video itu terdengar suara seorang pria. Ia mengatakan video itu memperlihatkan suasana di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Ia menyebut pihak kepolisian melepaskan tembakan.
"Suasana di Petamburan saat ini. Jam 05.49. Polisi mulai menembak-nembakin lagi," kata pria tersebut di awal video.
Dalam pesan WhatsApp, video itu disebut memperlihatkan suasana terkini di Petamburan. Video dan pesan itu beredar pada Selasa 8 Desember 2020 malam.
"Barusan ya," bunyi pesan WhatsApp.
![[Cek Fakta] Benarkah Ini Video Polisi Lepaskan Tembakan di Petamburan Kemarin? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-12-09%20at%2009_33_08.png)
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu memperlihatkan suasana di Petamburan baru-baru ini, adalah salah. Faktanya, video itu sudah beredar pada pertengahan 2019 lalu.
Di antaranya seperti yang diunggah kanal Youtube Selebgrams tiktok. Video itu diunggah pada 21 Mei 2019.
![[Cek Fakta] Benarkah Ini Video Polisi Lepaskan Tembakan di Petamburan Kemarin? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-12-09%20at%2009_34_38.png)
Pula seperti dilansir Realita.co, 22 Mei 2019. Pada artikelnya terdapat foto yang mirip dengan gambar di video. Disebutkan foto itu terkait kerusuhan di sekitar Petamburan dan asrama Brimob yang dibakar.
![[Cek Fakta] Benarkah Ini Video Polisi Lepaskan Tembakan di Petamburan Kemarin? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-12-09%20at%2009_35_01.png)
Di sisi lain, pada 21-22 Mei 2019 terjadi kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta. Berawal dari sejumlah massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa 21 Mei 2019.
Aksi yang berlangsung dari pagi hingga malam diakhiri dengan salat tarawih berjamaah. Kemudian massa membubarkan diri.
Namun sekitar pukul 23.00 WIB, sejumlah massa tidak dikenal berdatangan ke lokasi. Mereka melakukan tindakan anarkistis dan provokatif.
"Massa tersebut sangat brutal," kata Kepala Divisi Humas Polri yang kalaitu dijabat M Iqbal, seperti dilansir Medcom.id, 22 Mei 2019.
![[Cek Fakta] Benarkah Ini Video Polisi Lepaskan Tembakan di Petamburan Kemarin? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-12-09%20at%2009_35_47.png)
Petugas kepolisian mengimbau massa tersebut untuk segera pulang. Sekitar pukul 03.00 dini hari massa mulai terurai.
Di saat bersamaan, muncul sekelompok massa lagi. Mereka berkumpul di Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat.
"Seketika itu juga massa bergerak ke Asrama Polri di Petamburan dan menyerang menggunakan batu, molotov, petasan, dan botol yang ada," ungkap Iqbal.
Sekitar pukul 05.00 WIB, Kapolda Metro Jaya saat itu, Irjen Gatot Eddy Pramono tiba di lokasi. Gatot ikut menenangkan massa yang bertahan di sekitar lokasi.
Kapolres Metro Jakarta Barat saat itu, Kombes Hengki Haryadi, menilai sejak awal massa yang melakukan kerusuhan di Petamburan, sudah mengincar polisi. Hal itu tampak dari barang bukti yang disita polisi dari tangan para pelaku.
Di antaranya bambu runcing, celurit, bom molotov, dan busur. Selain itu juga ada beberapa senjata bahkan didesain untuk lebih berbahaya. Akibat ulah mereka Asrama Brimob di dekat Petamburan itu, terbakar.
"Jadi ini bukan rekayasa polisi, tapi fakta hukum," kata Hengki seperti dilansir Medcom.id, 24 Mei 2019.
![[Cek Fakta] Benarkah Ini Video Polisi Lepaskan Tembakan di Petamburan Kemarin? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-12-09%20at%2009_36_14.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa video itu memperlihatkan suasana di Petamburan baru-baru ini, adalah salah. Faktanya, video itu sudah beredar pada pertengahan 2019 lalu.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Benarkah Ini Video Polisi Lepaskan Tembakan di Petamburan Kemarin? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/hoaks%20mislead(27).jpeg)
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=Y9k385V48Fk
https://www.realita.co/kerusuhan-memanas-asrama-brimob-dibakar-massa
https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/5b2Al74N-kronologi-aksi-massa-berujung-rusuh-di-petamburan
https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/lKYBVJPN-perusuh-sejak-awal-mengincar-polisi
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News