Perusahaan berencana merestrukturisasi keuangannya dan keluar dari proses tersebut sebagai perusahaan tertutup sebelum akhir 2026. Getty Images juga menyatakan operasional bisnis akan tetap berjalan selama proses berlangsung, tanpa dampak terhadap karyawan, pelanggan, mitra konten, maupun kontributor di seluruh dunia.
Pengajuan Chapter 11 tidak otomatis berarti perusahaan langsung berhenti beroperasi. Mekanisme ini memungkinkan perusahaan yang mengalami tekanan keuangan menata kembali kewajiban utangnya sambil melanjutkan kegiatan bisnis, sesuai proses dan persetujuan hukum yang berlaku.
Kenapa Getty Images Mengajukan Chapter 11?
Dikutip dari laporan situs Artlyst.com, Getty Images menghadapi tekanan keuangan yang berkaitan dengan pembayaran utang, biaya merger yang gagal, sengketa hukum terkait waran, serta gugatan terhadap perusahaan AI Stability AI.Dokumen keuangan yang mencakup periode 31 Desember 2024 hingga 30 Juni 2026 menunjukkan Getty Images menghabiskan US$108 juta untuk proses merger Shutterstock dan US$17 juta untuk perkara Stability AI di Amerika Serikat dan Inggris.
Upaya merger diumumkan pada Januari 2025 dengan nilai US$3,7 miliar. Kesepakatan itu dirancang untuk menggabungkan dua perusahaan besar di industri lisensi foto dan video.
Namun, rencana tersebut menghadapi hambatan regulator di Inggris. Otoritas terkait mensyaratkan penjualan divisi editorial Shutterstock, sebuah ketentuan yang dinilai tidak dapat diterima oleh dewan Getty Images. Kesepakatan akhirnya batal, sementara perusahaan telah mengeluarkan biaya besar untuk proses tersebut.
Restrukturisasi kini ditujukan untuk mengatur kembali kewajiban keuangan dan mengurangi beban utang agar bisnis lisensi tetap berjalan.
Apa Itu Getty Images dan Shutterstock?
Getty Images didirikan di Seattle pada 1995 oleh Mark Getty dan Jonathan Klein. Perusahaan ini menyediakan jutaan foto, video, serta konten visual berlisensi untuk kebutuhan berita, iklan, penerbitan, dan produksi komersial. Media atau perusahaan dapat membayar untuk menggunakan gambar sesuai ketentuan lisensinya, termasuk hak penggunaan yang telah disepakati.Sementara itu, Shutterstock merupakan platform serupa yang menyediakan stok foto, video, ilustrasi, dan aset kreatif lainnya. Keduanya menjadi bagian penting dalam rantai pasok konten visual bagi industri media dan bisnis.
Baca Juga :
Shutterstock Rilis 3D Generatif Didukung NVIDIA
Getty Images membangun bisnisnya melalui berbagai akuisisi, termasuk iStockphoto pada 2006. Perusahaan juga mengambil alih pengelolaan lisensi koleksi Corbis pada 2016, termasuk Bettmann Archive yang menyimpan dokumentasi foto bersejarah.
Getty Images kembali melantai di bursa pada 2022. Perusahaan kemudian menghadapi dua persoalan besar dalam beberapa tahun terakhir: gugatan terhadap Stability AI terkait penggunaan gambar untuk melatih model generatif dan rencana merger Shutterstock yang akhirnya kandas.
Siapa yang Akan Memiliki Getty Images?
Dalam rencana restrukturisasi, anggota keluarga Getty melalui entitas terafiliasi dan afiliasi Koch Equity Development berkomitmen menyediakan modal baru hingga USD533 juta.Jika rencana tersebut berhasil, kedua kelompok investor itu akan memiliki seluruh perusahaan hasil restrukturisasi yang berstatus tertutup. Koch Equity Development sendiri telah mendukung Getty Images sejak 2018.
Perusahaan menyatakan tidak merencanakan pemutusan hubungan kerja dan operasional tetap berjalan. Namun, keberhasilan restrukturisasi serta pelaksanaan seluruh komitmen keuangan masih bergantung pada proses yang berlaku.
Bagaimana Dampaknya bagi Fotografer dan Pelanggan?
Bagi pelanggan yang membeli lisensi foto dan video, Getty Images menyatakan layanan tetap berjalan. Perusahaan juga menyebut kontributor, mitra, dan pemasok tidak akan terdampak oleh proses tersebut.Meski demikian, fotografer dan kontributor disarankan menyimpan salinan perjanjian, mendokumentasikan pembayaran yang masih menjadi hak mereka, serta memantau pemberitahuan resmi selama restrukturisasi.
Proposal yang dipublikasikan menyebut klaim umum tanpa jaminan tertentu yang diakui akan tetap dipertahankan tanpa perubahan. Namun, ketentuan tersebut masih merupakan bagian dari rencana, bukan jaminan bahwa setiap klaim akan diselesaikan sesuai harapan.
Keberhasilan restrukturisasi berpotensi mengurangi tekanan keuangan Getty Images dan menyediakan dana lebih besar untuk menjalankan bisnis.
Bagi industri foto dan media, perkembangan ini penting karena kelangsungan Getty Images berkaitan dengan distribusi konten visual berlisensi yang digunakan berbagai perusahaan di seluruh dunia.