Akun Facebook atas nama Rudy Swardani mengunggah narasi ini pada 26 Agustus 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi.
"Setelah kebakaran kantor Jagung
Langsung diselidiki oleh detektif Conan
Keputusannya ada tikus tidak sengaja gigitin cabel listrik"
Unggahan ini mendapatkan respon dari 66 warganet. Serta sembilan komentar dan lima kali dibagikan ulang.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim bahwa gedung Kejaksaan Agung terbakar karena ada tikus mengigit kebal listrik adalah salah. Faktanya, penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Dilansir dari Kompas.com, polisi telah memeriksa 59 orang saksi untuk menginvestigasi penyebab kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan,pada Sabtu malam kemarin.
"Sudah 59 saksi yang kami minta keterangannya. Kami terus lakukan investigasi kebakaran (di Gedung Kejaksaan Agung) ini, untuk nanti diketahui penyebab yang sebenarnya terjadi," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dilansir Kompas.com
Para saksi yang diperiksa terdiri dari, pramukantor (office boy), pekerja harian lepas (PHL), serta teknisi.
Polisi juga telah mengumpulkan sampel abu arang serta rekaman kamera CCTV dari lokasi. Polisi berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk mengungkap penyebab kebakaran.
"Penyidik terus berkoordinasi dengan Kejagung terkait investigasi ini dan kami juga terus melakukan penyisiran di lokasi kebakaran. Jika ada perkembangan lanjutan, akan kami informasikan," tutur Argo.
![[Cek Fakta] Kebakaran Gedung Kejagung karena Tikus Gigit Kabel Listrik? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/kjlkjl.jpg)
Dilansir dari Medcom.id, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) tahap dua. Hasil rekaman 24 kamera pemantau atau CCTV diambil dari gedung Kejagung dan wilayah sekitar.
Tim Labfor juga membawa 21 sampel dari titik-titik berbeda di tempat kebakaran. Awi tak memerinci macam-macam sampel yang dibawa, salah satu sampel yang sempat dibawa yakni abu arang.
![[Cek Fakta] Kebakaran Gedung Kejagung karena Tikus Gigit Kabel Listrik? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/ytutyitu.jpg)
Kesimpulan:
Klaim bahwa geudng Kejaksaan Agung terbakar karena ada tikus mengigit kebal listrik adalah salah. Faktanya, penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Informasi ini jenis hoaks satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.
![[Cek Fakta] Kebakaran Gedung Kejagung karena Tikus Gigit Kabel Listrik? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/SATIRE(5).png)
Referensi:
1.https://www.medcom.id/nasional/metro/VNnXEZ2k-99-saksi-diperiksa-terkait-kebakaran-kejagung
2.https://nasional.kompas.com/berita/19235751-periksa-59-saksi-polisi-belum-temukan-penyebab-kebakaran-kejagung
3.https://archive.vn/CS3Hb
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News