Disebutkan pula bahwa UU tersebut sudah digagas sejak era Presiden Barack Obama. UU tersebut mengharuskan penanaman chip Radio Frequency Identification (RFID) untuk mengakses perawatan medis.
Penanaman chip itu merupakan bagian dari upaya kelompok Illuminati atau anti-Kristen untuk menggiring umat manusia ke satu sistem pemerintahan dan satu sistem keuangan. Pandemi Covid-19 juga dituding sebagai upaya percepatan menuju dunia yang terkoneksi dan terkontrol dalam satu sistem baru tersebut.
Akun Facebook Agnes Asih turut menyebarkan informasi itu pada 10 April 2020. Berikut secara lengkap narasi yang diunggah" "JANGAN MAIN2 LAGI,
MENTERI KESEHATAN AMERICA SUDAH MENANDATANGANI PERSETUJUAN PENGGUNAAN CHIP 666
By : Linda-Kodarsono
Shalom! Tolong buat 5 menit untuk membacanya. Ini 5 menit yang tidak akan Anda sesali. Terima kasih. Tuhan memberkati.
Artikel:
Pengangkatan akan berlangsung kapan saja dari sekarang. Segala sesuatu yang menghalangi pengangkatan telah dihapus. Injil telah diberitakan hampir di mana-mana. Semua nubuatan telah terpenuhi. Malaikat yang secara fisik terlihat dan ditangkap di kamera @ Dansoman juga memberikan 'tanda'.
Iblis bekerja sangat keras untuk menduduki orang-orang Kristen dengan hal-hal dunia ini sehingga hari itu akan menangkap mereka tanpa disadari. Harap bersiap.
Tidak ada waktu lagi. Ini juga merupakan sumber penginjilan. Bnyak jiwa sedang sekarat. Mari Berdoalah dg sungguh hati. 6 6 6 Tanda Nubuatan Binatang Akhirnya Terpenuhi ... seperti Ditulis Oleh: Jonathan Annobil. Senat AS telah mengesahkan RUU Kesehatan Obama menjadi undang-undang. Implementasinya akan segera dimulai. RUU ini mengharuskan semua orang Amerika untuk ditanamkan dengan chip Radio Frequency Identification (RFID) untuk mengakses perawatan medis. Perangkat akan ditanamkan di dahi atau di lengan. Ini untuk memenuhi nubuat dalam Kitab Wahyu 13: 15-18 tentang TANDA BINATANG. Apakah Anda masih meragukan WAKTU dan HARI? Apakah Anda tahu bahwa mobil khusus yang dibuat untuk Obama dikenal sebagai BEAST?
Siap-siap. Pengangkatan sudah dekat! Wahyu 13 sedang dimainkan tepat di depan kita. Banyak yang masih tidak sadar. Mengapa chip itu ditanam tepat di tempat yang dikatakan Alkitab? Mengapa di tangan dan di dahi. Kenapa tidak di tempat lain? Mengapa terhubung ke rekening bank Anda? Ingat Alkitab mengatakan Anda tidak akan dapat membeli atau menjual tanpa tanda 6 6 6. Dan coba tebak! Chip terhubung dengan detail keuangan Anda. Apa yang paling membuat hati saya sangat sedih adalah banyak orang di Gereja tidak akan diangkat jika YESUS datang sekarang? Banyak yang tidak menyadari bahwa akhir sudah dekat. ????Jangan beralasan bahwa itu kemajuan atau perkembangan teknologi. Jika setiap bagian dari kehidupan Anda tidak selaras dengan firman BAPA YAHWE, bertobatlah dan bertobat.
Jika kamu merindukan surga, kamu tidak akan pernah merasakan neraka ... ... pikirkan tentang itu. Neraka bukanlah tempat yang indah. Bagian terburuknya adalah orang masuk neraka untuk selamanya ... Dia yang memiliki telinga, biarkan dia mendengar apa yang dikatakan Roh kepada gereja.. Share ini ke semua orang yang Anda kenal. Lakukan pekerjaan seorang Penginjil. HARAP BERBAGI PESAN INI DENGAN TEMAN ANDA.
Pernahkah Anda berpikir bhw Anda harus memperlakukan Alkitab dengan cara Anda memperlakukan ponsel Anda, bhw Anda benar-benar tidak dapat hidup tanpanya? Hanya 7% persen yang akan mengirim ulang pesan ini. Jangan termasuk dalam 93% yang tidak akan membagikan pesan. Setan berkata. “Saya bertanya-tanya bagaimana manusia mengaku MENGASIHI TUHAN tapi tidak menaati-Nya, dan mengklaim bahwa mereka membenci saya namun mereka menurut saya” Jangan menunda utk mengirim pesan ini. Bagikan dan kirim sekarang. Besok mungkin sudah terlambat.
TUHAN MENYELAMATKAN KITA !!!????????????????
????Target kelompok Iluminati atau kelompok anti Christ.
Mengiring semua manusia ke one system information,one system government...NEW WORLD ORDER"
![[Cek Fakta] AS Tanam <i>Chip</i> 666 ke Dalam Tubuh Warganya di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screenshot%20from%202020-05-06%2018_43_00.png)
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa AS telah mengesahkan UU yang mewajibkan penanaman Chip 666 ke tubuh warganya di tengah pandemi covid-19 dalah salah. Faktanya, informasi tersebut adalah hoaks yang pernah muncul jauh sebelum pandemi covid-19. Informasi tersebut kini kembali muncul dengan perubahan narasi yang dikaitkan dengan pandemi covid-19.
Dilansir situs pemeriksa fakta Snopes.com, informasi tersebut pernah muncul pada 28 Juli 2013 melalui artikel dari situs satir nationalreport.net. Awalnya, dalam artikel itu menyebut beberapa sekolah di negara bagian Wyoming memasukkan Chip RFID pada siswa tanpa izin orang tua.
Informasi itu banyak disalah-artikan dan berkembang luas serta dikaitkan dengan ajaran agama tertentu.
"Desas-desus itu muncul dengan perubahan narasi lain pada musim gugur 2016, ketika berbagai cerita mulai muncul sekali lagi tentang implantasi chip RFID. Tak perlu dikatakan, rumor ini juga sepenuhnya palsu" demikian dilaporkan Snopes.com.
![[Cek Fakta] AS Tanam <i>Chip</i> 666 ke Dalam Tubuh Warganya di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screenshot%20from%202020-05-06%2019_15_02.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa AS telah mengesahkan UU yang mewajibkan penanaman Chip 666 ke tubuh warganya di tengah pandemi covid-19 dalah salah. Faktanya, informasi tersebut adalah hoaks yang pernah muncul jauh sebelum pandemi covid-19. Informasi tersebut kini kembali muncul dengan perubahan narasi yang dikaitkan dengan pandemi covid-19.
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis Fabricated Content (konten palsu).
Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
Referensi:
https://www.snopes.com/fact-check/us-residents-to-be-implanted-with-microchips/
*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks dan memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News