Tangkapan layar informasi yang beredar di grup WhatsApp
Tangkapan layar informasi yang beredar di grup WhatsApp

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Vaksin Dibuat untuk Tidak Menyelamatkan Pengguna dari Pandemi? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 27 Juni 2021 14:24
Beredar sebuah narasi bahwa vaksin dibuat untuk tidak menyelamatkan penggunanya dari pandemi. Narasi ini beredar di WhatsApp, baru-baru ini.
 
Berikut narasi selengkapnya:

"Vaksin tidak dibuat untuk menyelamatkan kita dari pandemi, melainkan pandemi itu dibuat sedemikian hingga semua orang membeli vaksin."


 
[Cek Fakta] Vaksin Dibuat untuk Tidak Menyelamatkan Pengguna dari Pandemi? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa vaksin dibuat untuk tidak menyelamatkan penggunanya dari pandemi, adalah salah. Faktanya, vaksin merupakan bentuk ikhtiar agar selamat dari pandemi. Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, vaksinasi Covid-19 di tengah pandemi, merupakan salah satu ikhtiar atau upaya Pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.
 
Berdasarkan hasil survei, sebanyak 80 persen masyarakat Indonesia menyambut baik dan bersemangat untuk menerima vaksin. Survei ini dilakukan secara online sejak 4-15 Februari 2021.

"Hasil survei tersebut juga menunjukan bahwa program kampanye yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengedukasi, mengimbau, dan mengajak masyarakat agar turut andil dalam Vaksinasi Covid-19 dinyatakan cukup berhasil," tulis Kemenkes dalam laporannya, 30 Maret 2021.


 
[Cek Fakta] Vaksin Dibuat untuk Tidak Menyelamatkan Pengguna dari Pandemi? Ini Faktanya
 

Adapun narasi bahwa "Pandemi dibuat sedemikian sehingga semua orang membeli vaksin", tidak berdasar. Faktanya, berdasarkan penelitian ilmiah tidak ditemukan bukti bahwa Covid-19 merupakan buatan manusia atau sengaja diciptakan di laboratorium.

"Dengan membandingkan data sekuens genom yang tersedia untuk strain coronavirus yang telah diketahui, kami meyakini bahwa SARS-CoV-2 berasal dari proses yang alami," kata Kristian Andersen PhD, associate professor imunologi dan mikrobiologi, seperti dimuat di Liputan6.co dalam laporannya, 18 Maret 2020.


 
[Cek Fakta] Vaksin Dibuat untuk Tidak Menyelamatkan Pengguna dari Pandemi? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa vaksin dibuat untuk tidak menyelamatkan penggunanya dari pandemi, adalah salah. Faktanya, vaksin merupakan bentuk ikhtiar agar selamat dari pandemi.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Vaksin Dibuat untuk Tidak Menyelamatkan Pengguna dari Pandemi? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://promkes.kemkes.go.id/masyarakat-indonesia-sambut-baik-vaksinasi-covid-19
https://www.liputan6.com/global/read/4205568/ilmuwan-virus-corona-covid-19-berasal-dari-alam-bukan-buatan-manusia
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif