Tangkapan layar pemberitaan palsu dari salah satu situs internet.
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari salah satu situs internet.

Tiongkok Beri Bantuan Kebakaran Hutan di Indonesia? Ini Faktanya

Medcom Files Kebakaran Lahan dan Hutan Cek Fakta
Wanda Indana • 23 September 2019 16:25
Kabar Tiongkok akan memberi bantuan pemadaman kebakaran hutan di Indonesia menyeruak ke beberapa platform media sosial. Kabar itu pertama kali disebar dari sebuah situs berdomain petroksi.blogspot.com melalui artikel berjudul “Jokowi Sebut China Akan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan di Indonesia”.
 
Pada paragraf pembuka tertulis Departemen Pemadam Kebakaran RRC (China) bersiap membantu saudara dekatnya yaitu Indonesia memadamkan kebakaran hutan untuk mengurangi kabut asap.
 
Diksi ‘saudara dekat’ sontak memicu perdebatan. Pula, artikel tersebut menggunakan sampul gambar Presiden Joko Widodo berjabatan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Tiongkok Beri Bantuan Kebakaran Hutan di Indonesia? Ini Faktanya Narasi:
 
PETROKSI- Departemen Pemadam Kebakaran RRC (China) bersiap membantu saudara dekatnya yaitu Indonesia memadamkan kebakaran hutan untuk mengurangi kabut asap.
 
Berdasarkan laporan media, lebih dari 42.000 hektar kawasan hutan dan perkebunan telah hangus oleh api sejak Januari lalu, dengan ratusan hektar dilaporkan masih terbakar di beberapa provinsi di Indonesia.
 
Sementara Presiden RRC (China) Xi Jinping segera mengirim bantuan dengan drone tercanggihnya untuk membuat hujan buatan, sehubungan dengan kabut asap dari kebakaran hutan Indonesia yang berembus ke wilayah hampir ke Asia.
 
Presiden Jokowi telah setuju dengan tawaran bantuan yang di tawarkan oleh negara tirai bambu tersebut, Menurut Xi Jinping, negara China telah menggelar pertemuan dengan perwakilan dari KBRI di China mengenai status terbaru dari masalah asap di Indonesia.
 
Kami menerima kerja sama yang baik dengan perwakilan dan Menteri Lingkungan dan Kehutanan Indonesia, Indonesia sudah seperti saudara kami ujar Xi Jinping.
 
“Kami punya banyak drone canggih untuk membentuk hujan buatan. Kita bisa menggunakan beberapa (drone), bukan satu, di daerah tertentu" ujar presiden China Xi Jinping.

 

Penelusuran:
 
Berdasarkan temuan tim Cek Fakta Medcom.id, Tiongkok tidak pernah berencana menawarkan bantuan pemadaman kebakaran hutan, melainkan Malaysia. Tawaran negeri jiran dimuat berbagai media arus utama.
 
Salah satu artikel berita yang menyebut tawaran Malaysia membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dimuat di Medcom.id dengan judul “Malaysia Tawarkan Bantuan ke Indonesia Tangani Karhutla”. Artikel itu tayang pada Kamis 12 September 2019.
 
Dari artikel berita yang dimuat oleh Medcom.id, membuktikan bahwa pembuat artikel di situs petroksi.blogspot.com itu sengaja menyalin dan mengubah nama negara Malaysia menjadi China.
 
Berikut isi lengkap artikel berita yang dimuat oleh Medcom.id:
 
Kuala Lumpur: Malaysia menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk menangani persoalan kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra yang kabut asapnya mencapai Kuala Lumpur.
 
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar mengatakan, pesan ini disampaikan oleh Menteri Tenaga, Teknologi, Sains, Perubahan Iklim dan Alam Sekitar Yeo Bee Yin.
 
"Tawaran itu sudah disampaikan Menteri Yeo kepada Indonesia untuk membantu memadamkan kebakaran hutan," kata Zainal, dikutip dari Malaysia Kini, Kamis 12 September 2019.
 
Zainal juga mengatakan, Malaysia belum menerima nota protes apapun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI terkait kebakaran hutan ini.
 
Dilansir dari Strait Times, Yeo dan sejumlah menteri lainnya sudah menegaskan kembali keprihatinan atas dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan Indonesia yang mencemari udara mereka.
 
Sarawak adalah negara bagian Malaysia yang paling terkena dampak. 500 ribu masker telah dikirim dari Kuala Lumpur ke negara bagian tersebut untuk menanggulangi efek kabut asap.
 
Indeks polusi udara di Sarawak mencapai tingkat sangat tidak sehat. Di samping itu, otoritas Indonesia telah mengerahkan 16 helikopter untuk membawa bom-bom air yang akan dijatuhkan ke sejumlah titik api di Kalimantan.
 
Sementara itu, Singapura juga mengklaim kualitas udara mereka mulai memasuki tingkatan tidak sehat akibat kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan dan hutan di Indonesia.
 
Menurut Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) Singapura, tingkat kualitas udara dapat menjadi tidak sehat bahkan memburuk apabila situasi kabut asap di Sumatra dan Kalimantan tidak segera teratasi.

 
Terkait sumber gambar sampul pada artikel di petroksi.blogspot.com mengambil gambar dari potongan video pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping yang diwartakan iNews. Video utuh dari gambar tersebut diunggah di akun Youtube Official iNews pada Sabtu 17 November 2018.
 

Tiongkok Beri Bantuan Kebakaran Hutan di Indonesia? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
 
Berdasarkan pemeriksaan, bukan Tiongkok yang menawarkan bantuan pemadaman Karhutla di Indonesia, melainkan Malaysia. Pembuat artikel mengambil sumber dari media arus utama namun menambahkan kalimat sensitif dan mengarahkan masyarakat untuk berfikir keliru.
 
Sumber:
https://perma.cc/LZ9Q-6DNT
 
Referensi:
https://www.medcom.id/internasional/asia/VNnQwrjK-malaysia-tawarkan-bantuan-ke-indonesia-tangani-karhutla
https://www.youtube.com/watch?v=LKGh9rxCkhs
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan