Melalui unggahan di akun X @andienaisyah, pelantun lagu “Anaku Sayang” ini mengaku telah membaca buku Broken Strings. Namun, saat membaca lembar demi lembar memoar tersebut, ia justru kembali teringat pada kekerasan yang berkali-kali ia terima saat menjalin hubungan dengan seseorang.
“Membaca memoirnya Aurelie, ngingetin terhadap kekerasan dalam hubungan yang pernah gue alami. Berkali-kali,” tulis Andien, dikutip pada Selasa, 13 Januari 2026.
Tanpa menyebutkan identitas pelaku, hubungan tidak sehat tersebut meninggalkan trauma mendalam dalam ingatannya. Bahkan, Andien sempat merasa tidak layak mendapatkan pasangan yang baik sebagai pendamping hidupnya.
“Dulu gue dibuat percaya bahwa orang dari latar belakang keluarga yang “carut marut” seperti gue, nggak pantes dan nggak seharusnya dapet pasangan yang baik-baik,” tulis Andien.
Membaca memoirnya Aurelie, ngingetin terhadap kekerasan dalam hubungan yang pernah gue alami. Berkali-kali. Dulu gue dibuat percaya bahwa orang dari latar belakang keluarga yang “carut marut” seperti gue, nggak pantes dan nggak seharusnya dapet pasangan yang baik2.
— andien (@andienaisyah) January 12, 2026
Dalam unggahan tersebut, beberapa pengguna X lainnya turut membagikan pengalaman serupa mengenai hubungan tidak sehat (toxic relationship).
“Ternyata bukan cuma aku ya, karena dulu juga pernah 5 tahun berada di hub toxic sampai aku mikir nggak bakal ada lagi yang mau sama aku dan aku gak bakal dapet kayak dia yang selalu pertahanin tapi pas sadar itu love bombing. Padahal aku abis kena pukul, kena tendang sama dia,” tulis akun @vpindyyy.
Baca Juga :
Mantan Pacar Minta Aurélie Moeremans Bikin Tatto agar Tak Bisa Ikut Ajang Putri Indonesia
Merespons komentar tersebut, Andien mengaku memiliki pengalaman yang sangat mirip. Ia kemudian menceritakan beberapa perlakuan buruk yang pernah diterimanya dari mantan pasangannya.
“Sama bangetttt.. Habis dipukul, ditendang, sampe aku buka pintu di jalan tol, sepatu udah jatoh sebelah,” tutur Andien.
“Aku pikir waktu itu mendingan aku jatuh guling-guling di jalan tol ketimbang aku ikut dia sampai rumahnya dan belum tau nasibku bakalan gimana,” lanjutnya.
Andien juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warganet yang telah memberikan dukungan serta harapan agar pengalaman pahit tersebut tidak terulang kembali.
“Thank u.. aku bisa bilang cinta yang hari ini aku punya itu muncul dari banyak luka. Semoga luka temen-teman semua juga akan pulih dan punya akhir yang baik. Hug,” tulis Andien.
Baca Juga :
Banyak Rumah Produksi Berebut Ingin Adaptasi Buku Broken Strings Milik Aurélie Moeremans
Pada tahun 2022, Andien sempat bercerita secara terbuka mengenai kekerasan yang dilakukan oleh mantan kekasihnya. Ia mengaku sempat terjebak dalam lingkaran hubungan yang tidak sehat dengan pria tersebut.
"Gue pernah ngalamin abusive relationship (nggak bisa dibilang KDRT karena belum menikah) with my boyfriend back then. Pas dipukulin pertama kali, gue langsung putusin. Besokannya dia kayak nangis-nangis mohon-mohon dan bilang nggak bisa hidup tanpa gue. lalu karena gue kasihan.. Gue luluh," tulis Andien.
Gue pernah ngalamin abusive relationship (nggak bisa dibilang KDRT karena belum menikah) with my boyfriend back then. Pas dipukulin pertama kali, gue langsung putusin. Besokannya dia kayak nangis2 mohon2 dan bilang nggak bisa hidup tanpa gue. lalu karena gue kasihan.. Gue luluh.
— andien (@andienaisyah) October 14, 2022
Kini, kehidupan Andien telah jauh lebih bahagia. Ia resmi menikah dengan Irfan Wahyudi, atau yang akrab disapa Ippe, pada 27 April 2015. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang putra, yaitu Anaku Askara Biru (Kawa) dan Anaku Tarisma Jingga (Tabi).
Sebagai informasi, Broken Strings merupakan buku memoar yang ditulis langsung oleh Aurélie Moeremans. Buku ini mengisahkan perjalanan hidupnya yang mendalam, termasuk pengalaman pahit saat ia mengalami child grooming di usia 15 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News