Buku Broken Strings Karya Aurélie Moeremans (Foto: Instagram/aurelie)
Buku Broken Strings Karya Aurélie Moeremans (Foto: Instagram/aurelie)

Banyak Rumah Produksi Berebut Ingin Adaptasi Buku Broken Strings Milik Aurélie Moeremans

Rafi Alvirtyantoro • 12 Januari 2026 15:34
Jakarta: Buku Broken Strings karya Aurélie Moeremans rencananya akan diadaptasi menjadi film atau serial. Kabarnya, beberapa rumah produksi telah menyatakan ketertarikan mereka untuk mengangkat kisah dari buku tersebut ke layar lebar.
 
Broken Strings merupakan buku memoar yang ditulis langsung oleh Aurélie Moeremans. Buku ini mengisahkan perjalanan hidupnya yang mendalam, termasuk pengalaman pahit saat ia mengalami child grooming di usia 15 tahun.
 
Sejak awal tahun 2026, Broken Strings telah mencuri perhatian banyak pembaca. Banyak dari mereka memberikan dukungan moral karena merasa prihatin dengan perjalanan hidup Aurélie Moeremans yang cukup berat.

Melalui saluran di Instagram @aurelie, ia membalas permintaan salah satu pembaca yang berharap buku Broken Strings diadaptasi menjadi film agar pesan di dalamnya bisa berdampak lebih luas. Aurélie pun memberikan respons positif mengenai usulan tersebut.
 
“Aku sih senang banget kalau suatu hari Broken Strings bisa diadaptasi jadi film atau limited series, biar impact-nya bisa lebih luas. Kira-kira siapa ya sutradara / produser yang paling pas?” tulis Aurélie Moeremans, dikutip pada Senin, 12 Januari 2026.
 
“Tolong bantu bikin mereka aware kalau buku ini ada ya!” lanjutnya.
 
Kemudian, Aurélie Moeremans mengungkapkan bahwa sudah ada sejumlah rumah produksi yang tertarik untuk mengadaptasi bukunya ke format film atau serial. Ia mengaku tidak menyangka akan ada pihak yang bergerak secepat itu.
 
“Ada beberapa PH yang tertarik.. Ada satu yang aku gak sangka-sangka!” tulisnya.
 
Namun, Aurélie belum bisa mengungkap nama rumah produksi tersebut karena khawatir akan memengaruhi proses yang sedang berjalan. Ia hanya meminta doa kepada para pengikutnya di Instagram agar seluruh rencana tersebut berjalan lancar.
 
“Can’t spill yet.. Takut jinx it.. TAPI AKU EXCITED BANGET, DOAIN LANCAR!” lanjut Aurélie.
 
Melihat antusiasme rumah produksi yang begitu besar, ia pun melontarkan candaan bahwa dirinya merasa "cemburu". Pasalnya, ini adalah kali pertama begitu banyak rumah produksi mengejar karyanya dalam waktu yang bersamaan.
 
“Apa aku harus cemburu sama buku aku ya? First time in my life sebanyak ini production houses ngejar di waktu yang sama… and it’s not even for me, it’s for Broken Strings,” tulis Aurélie.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA