Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Warung Makan di Klaten Dibakar Warga karena Berjualan di Bulan Puasa? Cek Dulu Faktanya

Medcom Files ramadan hoax Cek Fakta kabar hoaks
Wanda Indana • 15 April 2022 17:03
Sebuah rumah makan di Klaten, Jawa Tengah, dikabarkan dibakar warga karena berjualan di bulan ramadan. Kabar itu beredar di media sosial.
 
Akun Facebook Bue Agungmembagikan kabar itu pada 2022. Akun itu mengunggah sebuah tautan artikel dari situs roketasia.my.id. Artikel tersebut menyatakan bahwa sebuah warung makan di Klaten dibakar warga karena berjualan saat bulan puasa.

“Kejadian Tadi Siang Warung Makan Dibakar Warga Terkait Berjualan di Bulan Puasa ,Pemilik Warung Pasrah dan Menangis :Apa Salahku”


Benarkah? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Warung Makan di Klaten Dibakar Warga karena Berjualan di Bulan Puasa? Cek Dulu Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, kabar adanyarumah makan di Klaten dibakar massa karena berjualan di bulan ramadan adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah kepolisian. Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Abdillah menegaskan bahwa tidak ada kasus pembakaran warung makan di Klaten. Selain itu, berdasarkan hasil penelusuran, foto yang dicantumkan dalam unggahan yang beredar merupakan foto kebakaran rumah di Sibolga, Sumatra Utara, pada tahun 2021 lalu.
 
"Jadi kami tegaskan, informasi warung dibakar hoaks. Tidak ada," ujar Abdillah seperti dilansir DetikJateng, Minggu 10 April 2022.
 
Foto serupa dapat dilihat dalam artikel Waspada.id berjudul “Dua Rumah Warga Di Jalan Bawal Sibolga Terbakar” yang diunggah pada 28 Januari 2021.
 

 
Kesimpulan:
Klaim adanyarumah makan di Klaten dibakar massa karena berjualan di bulan ramadan adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah kepolisian.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Warung Makan di Klaten Dibakar Warga karena Berjualan di Bulan Puasa? Cek Dulu Faktanya
 

Referensi:
https://www.detik.com/jateng/berita/d-6025726/beredar-info-warung-dibakar-di-klaten-polisi-hoaks
https://waspada.id/sumut/dua-rumah-warga-di-jalan-bawal-sibolga-terbakar/
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 
Kami saat ini mengadakan survei/kuesionerbertujuan memahami perilaku dan preferensi audiens terkait konten cek fakta dari media/pers di Indonesia. Anda bisa mengisi survei melalui tautan link di bawah ini. Data Anda akan dijamin kerahasiaannya dan hanya akan digunakan guna keperluan penelitian.
 
Link survei:https://tinyurl.com/survei-audiens-cekfakta


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif