Tangkapan layar berita palsu. Foto: Facebook
Tangkapan layar berita palsu. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Jokowi Diminta Jadi Pemimpin di Amerika? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 22 Juli 2020 17:22
Beredar sebuah tangkapan layar artikel berita yang menerasikan Presiden Joko Widodo mengaku diminta menjadi pemimpin warga Amerika. Tangkapan layar artikel berita ini beredar di media sosial facebook.
 
Akun Facebook atas nama Latukau mengunggah tangkapan layar ini pada 21 Juli 2020. Dalam unggahannya ia turut memberikan narasi.
 
"Yg mendunkung cuma cebong????????????"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Artikel berita tersebut berjudul "Orang AMERIKA Saja Minta Saya Menjadi Pemimpin Mereka, kok Orang INDONESIA Menolak Saya". Terdapat logo Kompas TV dalam artikel tersebut dengan keterangan "Warga Amerika cinta jokowi".
[Cek Fakta] Jokowi Diminta Jadi Pemimpin di Amerika? Ini Faktanya

 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran kami, klaim bahwa Presiden Joko Widodo diminta menjadi pemimpin warga Amerika adalah salah. Faktanya, berita tersebut hasil suntingan dari judul artikel berita sebenarnya.
 
Dari penelusuran kami, ditemukan foto identik dari tangakapan layar artikel berita tersebut dalam berita video di situs kompas.tv berjudul "Kasus Baiq Nuril, Jokowi: Saya Akan Gunakan Kewenangan"
 
Video tersebut menjelaskan Presiden Joko Widodo enggan mengomentarikeputusan Mahkamah Agung terkait kasus pelanggaran UU ITE terhadap Baiq Nuril guru honorer asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.
 
Jokowi siap akan menggunakan kewenangan yang ia miliki sebagai ekskutif untuk menyelesaikan kasus Baiq Nuril. Jika Baiq akan mengajukan permohonan amnesti, presiden menyebut akan membicarakannya terlebih dahulu dengan menteri hukum dan HAM, jaksa agung serta menko polhukam.
 

[Cek Fakta] Jokowi Diminta Jadi Pemimpin di Amerika? Ini Faktanya
 
Dilansir Medcom.id, Baiq Nuril sendiri akhirnya menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) soal amnesti.Salinan Keppres diberikan langsung Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 2 Agustus 2019.
 
Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) soal pemberian amnesti untuk Baiq Nuril, Senin, 29 Juli 2019. Dengan ditandatanganinya Keppres tersebut, pidana untuk Nuril terhapus.
 
Mahkamah Agung (MA) sebelumnya menolak permohonan peninjauan kembali (PK) Nuril. Dia dianggap bersalah melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.
 

[Cek Fakta] Jokowi Diminta Jadi Pemimpin di Amerika? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Presiden Joko Widodo diminta menjadi pemimpin warga Amerika adalah salah. Faktanya, berita tersebut hasil suntingan dari judul artikel berita sebenarnya.
 
Informasi ini jenis hoaks manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
 

Referensi:
1.https://www.kompas.tv/article/50032/kasus-baiq-nuril-jokowi-saya-akan-gunakan-kewenangan
2.https://www.medcom.id/nasional/hukum/0Kv9M4Gk-baiq-nuril-terima-keppres-amnesti
3.https://archive.md/T6MMz

 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
 


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif