Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube
Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Moeldoko Resmi Ambil Alih Partai Demokrat? Ini Faktanya

Medcom Files partai demokrat Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 06 Februari 2021 08:00
Beredar sebuah video berjudul Kepala Staf Presiden Moeldoko resmi mengambil alih puncuk kepemimpinan Partai Demokrat. Video beredar di youtube.
 
Kanal youtube SKEMA POLITIK mengunggah video ini pada 4 Februari 2021. Video berjudul "ISTANA AMBIL ALIH DEMOKRAT, POLITISI SENIOR DEMOKRAT DUKUNG PENUH" telah ditonton 98 ribu orang.
 
Dalam halaman muka video tersebut terdapat narasi sebagai berikut. "Akhirnya Sah Ambil Alih Demokrat Moeldoko Didukung Penuh Politisi Senior Demokrat"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
[Cek Fakta] Moeldoko Resmi Ambil Alih Partai Demokrat? Ini Faktanya
Penelusuran:
Dari penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Moeldoko resmi mengambil alih puncuk kepemimpinan Partai Demokrat adalah salah. Faktanya, Moeldoko sudah memberikan klarifikasi terkait polemik isu akan mengudeta Partai Demokrat.
 
Dalam isi video berdurasi 10 menit 6 detik itu, tidak ada narasi yang menyebutkan Moeldoko resmi mengambil alih Partai Demokrat. Video hanya berisi potongan-potongan pernyataan terkait isu polemik kudeta Partai Demokrat.
 
Dilansir medcom.id, Moeldoko menyebut isu kudeta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai lelucon. Ia tak ambil pusing soal tudingan yang menyebut dirinya dalang dari upaya kudeta tersebut.
 
"Lucu-lucuan. Moeldoko mau kudeta. Lah kudeta apaan? Apa yang mau dikudeta?" kata Moeldoko di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Februari 2021.
 
Moeldoko mengatakan sekalinya memiliki kekuasaan pun, ia tak bisa mengkudeta AHY dari jabatannya. Sebab, Moeldoko bukan kader Partai Demokrat.
 
"Semua kan ada aturannya, ada AD/ART dalam partai politik. Jangan lucu-lucuan begitulah," ujar dia.
 
Moeldoko menyebut AHY hanya mengedepankan emosi semata. Ia pun meminta anak sulung Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono itu tak gampang baper.
 
"Jadi kalau kita bicara human capital itu bukan intellectual capital, itu emotional capital. Jadi tenang lah merespons sesuatu," ujar dia.
 
[Cek Fakta] Moeldoko Resmi Ambil Alih Partai Demokrat? Ini Faktanya
 
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta konfirmasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Permintaan konfirmasi terkait dugaan pejabat tinggi negera yang mendukung perebutan kepemimpinan Partai Demokrat.
 
Agus telah melayangkan surat ke Presiden Jokowi pagi tadi. "Gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo," ujar Agus dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 1 Februari 2021.
 
Konfirmasi yang dilayangkan Agus didasari laporan sejumlah elite partai. Apalagi, kata dia, gerakan itu mendapat dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintah Presiden Jokowi.
 
"Kami tidak mudah percaya dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam permasalahan ini," jelasnya.
 
AHY tengah menunggu jawaban dari Presiden Jokowi. Ia memastikan Partai Demokrat tetap konsisten menggunakan cara-cara yang damai dan beradab, bukan kekerasan dan kegaduhan.
 
[Cek Fakta] Moeldoko Resmi Ambil Alih Partai Demokrat? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Moeldoko resmi mengambil alih puncuk kepemimpinan Partai Demokrat adalah salah. Faktanya, Moeldoko sudah memberikan klarifikasi terkait polemik akan mengudeta Partai Demokrat.
 
Informasi ini jenis hoaks false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
[Cek Fakta] Moeldoko Resmi Ambil Alih Partai Demokrat? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.medcom.id/nasional/politik/9K55p83K-moeldoko-isu-kudeta-ahy-lelucon
2.2.https://www.medcom.id/nasional/politik/aNrXAx2k-merasa-bakal-dikudeta-dari-demokrat-ahy-kirim-surat-ke-jokowi
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

"Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari tim kami untuk kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb"

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan