Adalah akun facebook Nur Az yang membagikan tautan artikel dari laman WARTA-BERITA.COM. Artikel yang diterbitkan pada Minggu 7 Juni 2020 itu berjudul "Dirut PLN pun Terkejut, Tagihan Listrik di Rumahnya Naik 100%".
"Gilaa," tulis akun Nur Az, Senin 8 Juni 2020.
Unggahan ini ramai direspons warganet. Berikut sejumlah komentar yang muncul:
"DIRUTNYA SAJA KAGET?
PINTER SEKALI BERSANDIWARA," tulis akun Jamiat J Jamiat, Senin 8 Juni 2020 pukul 06.32.
"AnXink AnXink berdasi," tulis akun Ilyas Jaya, Senin 8 Juni 2020 pukul 06.36.
"Itu bisa di luruskan cma permainan orang" rakus tetanggaku juga pernah ngalamin itu tpi setelah mau di laporin polisi takut GK jdi bayar mahal," tulis akun Anin, Senin 8 Juni 2020 pukul 06.38.
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Direktur Utama (Dirut) PLN terkejut karena tagihan listrik di rumahnya membengkak hingga 100 persen, adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa Dirut PLN terkejut karena tagihan tersebut.
Kami mencermati artikel berjudul "Dirut PLN pun Terkejut, Tagihan Listrik di Rumahnya Naik 100%". Di dalam artikel itu tidak ada kalimat atau petunjuk yang menyatakan Dirut PLN kaget.
Justru di dalam artikel disebutkan salah satu direktur PLN. Adalah Direktur Human Capital Manajemen PLN Syofvie Felianti Roekman yang disebut mengakui bahwa tagihan listrik di rumahnya melonjak hingga 100 persen.
Namun Felianti menegaskan tagihan listrik yang membengkak itu seiring dengan peningkatan konsumsi. Artinya di tengah pandemi covid-19, banyak aktivitas yang dilakukan di rumah.
Sementara itu, dari keseluruhan isi artikel tidak ditemukan kalimat atau petunjuk bahwa Direktur Felianti merasa terkejut.
Berikut tangkapan layar artikel selengkapnya:
![[Cek Fakta] Dirut PLN pun Terkejut, Tagihan Listrik di Rumahnya Naik 100 Persen? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/tagihan2.jpg)
![[Cek Fakta] Dirut PLN pun Terkejut, Tagihan Listrik di Rumahnya Naik 100 Persen? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/tagihan3.jpg)
Kami juga menemukan bahwa isi artikel ini identik dengan artikel yang diterbitkan Kompas.com. Artikel yang terbit pada Minggu 7 Juni 2020 pukul 7.12 WIB itu berjudul "Direktur PLN Mengaku Tagihan Listrik di Rumahnya Melonjak 100 Persen".
Berikut isi artikel selengkapnya:
JAKARTA, KOMPAS.com - Melonjaknya tagihan listrik ternyata tidak hanya dialami sejumlah pelanggan biasa. Hal ini pun dialami oleh salah satu direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Direktur Human Capital Manajemen PLN Syofvie Felianti Roekman mengaku, tagihan listriknya bahkan melonjak 100 persen.
Dia menyebutkan, lonjakan tersebut akibat peningkatan konsumsi yang memang terjadi seiring kebijakan beraktivitas dari rumah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Tagihan saya juga naik, tidak cuma 60 persen tapi 100 persen. Tapi karena AC menyala, semua beraktivitas di rumah," tutur Syofvie dalam Konferensi Pers Virtual, Sabtu (6/6/2020).
Menurut dia, dirinya yang biasa mengisi voucher sekali untuk dua bulan, kini harus mengisi voucher listriknya tiap bulan.
"Kita juga harus cerdas menggunakan energi ini. Teman-teman PLN juga merasakan hal yang sama. Tapi saya hitung tuh. Memang semua ada kenaikan konsumsi," kata Syofvie.
Sebelumnya masyarakat pun mengeluhkan kenaikan tagihan listrik yang harus dibayar mereka.
Menjawab keluhan pelanggan tersebut, PLN memastikan tak ada kenaikan tarif listrik.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Sahril menyatakan, lonjakan tagihan listrik di tengah pandemi terjadi lantaran PSBB yang mengharuskan banyak pihak harus melakukan aktivitas dari rumah, mulai dari bekerja hingga bersekolah dari rumah.
Dengan demikian, penggunaan listrik otomatis bertambah dan mendorong lonjakan tagihan.
"Setelah ada PSBB tentu saja kegiatan di rumah lebih banyak, belajar dari rumah menggunakan faslitas internet yang membutuhkan listrik. Bapak-bapak kerja juga dari rumah membutuhkan listrik. Lalu AC juga, sehingga mengakibatkan kenaikan pada bulan selanjutnya," jelas Bob dalam video conference, Sabtu (6/6/2020). (Filemon Agung)
Selain itu, BanjarmasinPost.co.id dalam laporannya menegaskan bahwa Direktur Human Capital Manajemen PLN Syofvie Felianti Roekman tidak terkejut dengan tagihan tersebut. Hal itu seperti dimuat dalam artikel berjudul "Direktur PLN Tak Kaget Tagihan Listrik di Rumahnya Melonjak 100 Persen, Sebut Akibat Kebijakan Ini".
![[Cek Fakta] Dirut PLN pun Terkejut, Tagihan Listrik di Rumahnya Naik 100 Persen? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/tagihan7.jpg)
Kesimpulan:
Klaim bahwa Direktur Utama (Dirut) PLN terkejut karena tagihan listrik di rumahnya membengkak hingga 100 persen, adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa Dirut PLN terkejut karena tagihan tersebut.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenisfalse connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
Referensi:
1. https://www.warta-berita.com/2020/06/dirut-pln-pun-terkejut-tagihan-listrik.html?m=1&fbclid=IwAR2hgGJaDPWNVSvYAnrqs85c4R5TnnrOXYibRzOasp6eFVuvVUbHC44Elao
2. https://money.kompas.com/berita/071219726-direktur-pln-mengaku-tagihan-listrik-di-rumahnya-melonjak-100-persen?page=all#page2.
3. https://banjarmasin.tribunnews.com/2020/06/07/direktur-pln-tak-keget-tagihan-listrik-di-rumahnya-melonjak-100-persen-sebut-akibat-kebijakan-ini
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News