Akun Twitter @mattjamesmedium membagikan kabar itu pada 23 Agustus 2021. Akun itu mengunggah tautan link artikel dari situs blog berjudul "Pfizer vaccine destroys T cells, weakens the immune system – study".
"Pfizer vaccine destroys T cells, weakens the immune system – study – [Natural News]: A study from the Francis Crick Institute in the United Kingdom has found that the Pfizer-BioNTech" tulis akun itu
Terjemahan:
Vaksin Pfizer menghancurkan sel T, melemahkan sistem kekebalan – studi – [Berita Alam ]: Sebuah studi dari Francis Crick Institute di Inggris telah menemukan bahwa Pfizer-BioNTech"
![[Cek Fakta] Penelitian di Inggris Sebut Vaksin Pfizer Justu Menyerang Imun Tubuh? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-04%20at%2019_53_30.png)
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa penelitian dari Francis Crick Institute di Inggris mengungkapakan vaksin Pfizer merusak sel darah putih adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah oleh peneliti Francis Crick Institute dan sejumlah ahli.
Dilansir AP News, Peneliti dari Francis Crick Institute, David Bauer mengatakan bahwa semua penelitian yang diterbitkan hingga saat ini menunjukkan bahwa vaksin Pfizer dan varian vaksin lainnya menghasilkan respons sel T yang kuat, positif, dan protektif melawan virus Covid-19.
“Pekerjaan kami hingga saat ini belum mempelajari sel T sama sekali. Semua penelitian yang dipublikasikan hingga saat ini menunjukkan bahwa vaksin Pfizer (dan lainnya) menghasilkan respons sel T yang kuat, positif, dan protektif terhadap SARS. -CoV-2.” kata Bauer.
Profesor dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat, Dr. Joel Blankson, juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan vaksin korona tidak menghancurkan atau merusak sel T.
“Ada banyak data yang menunjukkan bahwa vaksin menginduksi respons sel T yang kuat untuk mengenali virus dan melawan virus Covid-19 bersama dengan sistem antibodi di dalam tubuh.” ujar Blankson.
Direktur Biodesign Center for Immunotherapy, Vaccines and Virotherapy di Arizona State University, Dr. Grant McFadden, juga mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti bahwa vaksin SARS-CoV-2 menghancurkan sel T yang sudah ada sebelumnya, tetapi kenyataannya adalah sebaliknya.
"Semua vaksin menciptakan sel T baru yang bersama dengan antibodi membantu melindungi kita dari penyakit COVID."
![[Cek Fakta] Penelitian di Inggris Sebut Vaksin Pfizer Justu Menyerang Imun Tubuh? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-04%20at%2020_06_19.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa penelitian dari Francis Crick Institute di Inggris mengungkapakan vaksin Pfizer merusak sel darah putih adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah oleh peneliti Francis Crick Institute dan sejumlah ahli.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Penelitian di Inggris Sebut Vaksin Pfizer Justu Menyerang Imun Tubuh? Cek Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/WhatsApp%20Image%202020-08-07%20at%2018_30_14-6(237).jpeg)
Referensi:
https://apnews.com/article/fact-checking-823830789386
https://twitter.com/mattjamesmedium/status/1429560795055206405
https://mara-gamiel.blogspot.com/2021/08/pfizer-vaccine-destroys-t-cells-weakens.html
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surelcekfakta@medcom.idatau WA/SMS ke nomor082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News