League of Legends: Wild Rift. (Android Authority)
League of Legends: Wild Rift. (Android Authority)

Ini Peran atau Role Karakter League of Legends: Wild Rift

Surya Perkasa, Cahyandaru Kuncorojati • 14 Desember 2020 08:50
Jakarta: Tiap pemain League of Legends: Wild Rift harus mulai berbagi tugas atau role saat pemilihan champion sebelum pertandingan dimulai. Jika tidak, pertarungan di Wildrift akan terasa berat dan sangat mungkin kalah.
 
Pembagian role ini biasanya dimainkan Champion tipe tertentu karena berhubungan dengan tugasnya. Berikut lima role yang harus kamu pilih dan strategi dasar permainan masing-masing dalam gim LoL: Wild Rift:
 
Top Laner (Top)
Role top laner biasanya diambil champion tipe tank atau fighter. Mereka bermain solo di lane atas (top lane) atau jalur dekat Baron Nashor.

Pemain di lane ini, bermain solo dan berusaha farming dan mengganggu lawan di lane yang sama. Di fase laning atau awal permain, tujuan utama Top Laner adalah bertahan hidup dan membuat champion Top Laner lawan tak bisa membantu timnya.
 
Role top sebisa mungkin segera menghancurkan tower lawan tanpa melupakan tugas utamanya, bertahan hidup. Top juga harus berinisiatif membantu Jungler mengalahkan Rift Herald.
 
Di fase pertengahan hingga akhir game, Top Laner menjadi garda terdepan saat pertarungan antartim.
 
Mid Laner (Mid)
Role ini diisi champion mobilitas tinggi dan cepat membersihkan minion. Role Mid Lane ini biasanya dimainkan champion tipe mage dan assassin.
 
Gaya main kedua tipe champion Mid Lane beda, tapi sama-sama punya skill damage tinggi atau burst. Pemain Mid harus sering berotasi karena area yang menjadi tanggung jawabnya lebih besar dari role lain saat fase lane.
 
Selain harus memastikan tower tengah aman, Mid Laner harus sering rotasi ke lane lain. Kalau jungler dua tim ketemu, Mid Lane mesti harus siap membantu.
 
 

ADC
ADC itu singkatan dari attack damage carry. Role ini biasanya champion tipe marksman yang punya attack sakit ketika build item sudah jadi. Role ini bermain di bottom lane atau jalur dekat Dragon.
 
ADC punya tanggung jawab gede karena mesti farming gold secepatnya buat melengkapi build item. Kalau tidak, tim bakal kewalahan pas skirmish kalau ADC damage-nya cuma 'menggelitik' champion lawan.
 
ADC juga harus bantu jungler kalau lagi mau hantam dragon. Sebab, ADC biasanya main di dragon lane yang dekat sama spawn dragon.
 
Support
Support di Wild Rift tak cuma sekadar tukang heal. Di Wild Rift, role support bisa dimainin champion tipe tank atau mage. Gaya main dua jenis champion ini juga beda. Tapi kemiripannya, role support harus punya crowd control.
 
Role support punya pengaruh besar dalam permainan karena punya tugas beda di tiap fase pertandingan. Di fase awal atau laning, support punya tugas bantu ADC dan bersihin jalur. Support juga punya peer bantu jungler bantai dragon secepatnya sambil waspada dibokong tim lawan.
 
Di fase pertengahan, support udah bisa lebih mobile karena ADC tim udah setengah jadi. Kalau kira-kira ADC bisa main sendirian, support bisa rotasi bantu lane lain.
 
Di fase akhir, support mesti selalu mantau peta dan siap-siap skirmish. Sebab, skill crowd control support pasti dibutuhin tim. Yah sekali-sekali bantu push lane lah. Namanya juga support. Selalu siap membantu.
 
Jungler
Role ini biasanya dimainkan fighter atau assassin bermobilitas tinggi. Role ini berhabitat di kawasan jungle yang berada di antara lane.
 
Jungler bergantung ke monster netral, buff, dan epic monster. Semakin cepat jungler farming gold dan experience, semakin cepat mereka dapat membantu team lain.
 
Berdasarkan karakteristik dan gaya permainan, komunitas LoL membagi jungler menjadi herbivora dan karnivora.
 
Jungler karnivora selalu memanfaatkan peluang membunuh champion lawan saat terjadi pertarungan di lane. Gaya permainan ini menuntut role jungler berotasi cepat dan pintar memanfaatkan peluang. Walau riskan, jungler karnivora bisa merusak tempo permainan lawan.
 
Jungler herbivora fokus ke farming di jungle untuk mendapat gold dan experience secepatnya. Saat build sudah cukup, jungler herbivora agar bisa segera membantu tim saat pertarungan antartim setelah fase laning (early game).
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA