Review Smartphone

Xiaomi Mi 8 Lite, Memang Tampil Lebih Mewah

Ellavie Ichlasa Amalia 29 November 2018 18:03 WIB
xiaomireview gadget
Xiaomi Mi 8 Lite, Memang Tampil Lebih Mewah
Xiaomi Mi 8 Lite. (medcom.id)
Jakarta: Selama ini, Xiaomi dikenal sebagai perusahaan yang bisa membuat smartphone dengan spesifikasi mumpuni dan harga terjangkau. Secara global, perusahaan asal Tiongkok ini sebenarnya tidak hanya menjual ponsel murah, tapi juga ponsel premium. Sebut saja lini Mi dan Mi Mix. Sayangnya, kedua lini tersebut tidak pernah masuk ke Indonesia.

Tahun ini, Xiaomi juga meluncurkan versi Lite untuk mendampingi salah satu smartphone premiumnya, Mi 8. Seperti biasa, ponsel dengan embel-embel Lite akan memiliki spesifikasi yang lebih rendah meski memiliki desain serupa. Mi 8 Lite inilah ponsel yang Xiaomi bawa ke Indonesia.

Meski bukan smartphone premium, Mi 8 Lite memiliki desain yang berbeda dari kebanyakan ponsel Xiaomi sebelum ini. Berikut pengalaman Medcom.id menggunakannya.


 

Desain

Kesuksean Xiaomi untuk membawa spesifikasi yang lebih tinggi pada ponselnya jika dibandingkan dengan ponsel pesaing di kelasnya, bukan berarti smartphone buatannya sudah sempurna. Satu kelemahan ponsel Xiaomi, terutama pada lini Redmi dan Redmi Note, adalah desain yang begitu-begitu saja.

Coba Anda bandingkan Redmi Note 5 dengan Redmi 5 Plus, Anda tidak akan melihat perbedaan yang mencolok antara keduanya. Begitu juga dengan Mi A2 dan Mi A2 Lite.

Ketika perusahaan smartphone sibuk untuk menampilkan ponsel dengan warna yang paling mencolok, Xiaomi seolah tidak peduli dan tetap menggunakan desain lama yang mereka gunakan.



Memang, tidak ada yang salah dengan desain itu, yang berfungsi dengan baik. Hanya saja, desain yang Xiaomi gunakan membosankan. Dengan Mi 8 Lite, Xiaomi berubah.

Mi 8 Lite memiliki kerangka aluminium dengan kaca 2,5D. Ini membuatnya tampil lebih mewah jika dibandingkan dengan ponsel Xiaomi lainnya.



Di Indonesia, Xiaomi menyediakan dua opsi warna untuk Mi 8 Lite, yaitu hitam dan Aurora Blue. Jika Anda memilih opsi Aurora Blue, Anda akan melihat bagian belakang ponsel yang menggabungkan warna ungu dan biru.

Namun, kali ini, Medcom.id mendapatkan unit berwarna hitam. Simpel, Mi 8 Lite terlihat cukup elegan, meski material kaca membuat ponsel ini cukup licin saat digenggam.



Menggunakan bezel tipis, Xiaomi sukses membuat ponsel ber layar 6,26 inci ke bodi ponsel 5,5 inci. Ini membuatnya cukup nyaman untuk digenggam bahkan dengan satu tangan. Pada bagian belakang, Anda akan menemukan sensor sidik jari berbentuk bulat. Sementara tombol power dan volume terletak pada sisi kanan.



Pada bagian bawah, Anda akan menemukan speaker yang mengapit port USB-C. Kabar buruknya, Xiaomi menghilangkan port audio 3,5 mm. Itu artinya, Anda tidak akan bisa mengisi baterai sambil memasang headset, kecuali jika Anda menggunakan headset Bluetooth. 

 

Antarmuka

Dari segi spesifikasi dan harga, Mi 8 Lite sama dengan Mi A2. Satu hal yang membedakan keduanya adalah antarmuka. Mi A2 menggunakan Android, murni sementara Mi 8 Lite menggunakan MIUI, antarmuka buatan Xiaomi.

Masalah mana yang lebih baik, itu tergantung selera. Namun, secara pribadi, saya lebih suka menggunakan Android murni. Meskipun begitu, Mi 8 Lite memiliki keunggulan tersendiri. 

Sama seperti ponsel buatan Xiaomi lainnya, Mi 8 Lite memiliki fitur Dual Apps, memungkinkan Anda untuk menggunakan dua akun dari sebuah aplikasi. Misalnya, Anda memiliki dua akun WhatsApp, dengan begitu, Anda bisa langsung menggunakannya pada ponsel ini.



Selain itu, sama seperti ponsel Android lain yang menggunakan versi terbaru, Anda sudah bisa menggunakan fitur multitasking. Dengan begitu, Anda bisa membuka dua aplikasi pada saat yang sama.

Mi 8 Lite juga dilengkapi dengan fitur Raise to Wake. Begitu Anda mengangkat ponsel, layar akan menyala. Sayangnya, fitur ini tidak dilengkapi dengan fitur Face Unlock, sehingga Anda bisa membuka kunci ponsel hanya dengan menatap ke arah ponsel.

 

Kamera

Xiaomi menggunakan dua kamera belakang untuk Mi 8 Lite. Kamera utamanya memiliki resolusi 12MP dengan kamera kedua memiliki resolusi 5MP. Tidak ada yang istimewa dari kedua kamera ini. Kamera kedua berfungsi untuk mengukur kedalaman foto sehingga Anda bisa mengambil foto Bokeh.

Hasil foto dari Mi 8 Lite cukup tajam, terutama ketika Anda menggunakannya di tempat dengan cahaya yang cukup. Seperti yang Anda lihat pada gambar di bawah, detail foto terlihat jelas dan warna yang dihasilkan pun sesuai dengan aslinya.



Salah satu fitur yang ada pada kamera Mi 8 Lite adalah HDR. Secara default, ponsel akan bisa mengaktifkan HDR ketika ia merasa perlu. Fitur HDR ini cukup berguna.

Misalnya, ketika Anda mengambil foto dalam keadaan backlight, ia akan menyeimbangkan pencahayaan. Jadi, bagian yang tadinya terlalu gelap menjadi lebih terang dan bagian yang terlalu terang dibuat  menjadi lebih gelap.



Foto dengan Mode Auto. 


Foto dengan Mode HDR. 

Dengan dua kamera belakang, Anda akan bisa mengambil foto dengan efek Bokeh, bahkan ketika objek yang hendak Anda foto bukan manusia.


Sayangnya, terkadang, Xiaomi Mi 8 Lite kurang bisa membedakan bagian foreground dan background. Pada foto di bawah, Anda akan melihat bagaimana bagian pinggir rambut dan tangan model terlihat agak mengabur, seolah kamera tidak bisa membedakan mana objek yang difoto dan latar belakang.



Ketika digunakan untuk mengambil foto di malam hari, gambar yang dihasilkan cukup baik. Namun, dalam keadaan yang sangat gelap, detail pada foto akan mengabur dan muncul derau atau noise.





Untuk kamera depan, Xiaomi sudah menggunakan satu kamera dengan resolusi 24MP. Seperti biasa, Mi 8 Lite juga dilengkapi dengan fitur Beautification. Meskipun Mi 8 Lite hanya memiliiki satu kamera, tapi ia sudah dapat mengambil foto selfie dengan efek Bokeh.



Kamera pada Mi 8 Lite juga cukup pintar dalam mengenali objek ketika membuat foto dengan efek latar belakang mengabur. Namun, jika Anda suka untuk mengambil foto dengan stiker, Anda tidak akan menemukannya di sini.



 

Performa dan Baterai 

Walaupun Mi 8 Lite memiliki desain yang mirip dengan Mi 8, spesifikasinya sedikit lebih rendah. Xiaomi menggantikan prosesor Snapdragon 845 dengan Snapdragon 660 yang memang untuk smartphone kelas menengah.

Sebenarnya, keduanya memiliki delapan core. Hanya saja, Snapdragon 845 telah dibuat dengan proses manufaktur 10nm, sementara 660 masih menggunakan proses 14nm.

Meskipun begitu, Mi 8 Lite sudah cukup mumpuni untuk digunakan bermain game. Saat saya mencoba PUBG Mobile pada ponsel ini, ia dapat memainkan dengan grafik medium. 

Prosesor Snapdragon 660 ini Xiaomi padankan dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB, menjadikannya sangat mirip dengan Xiaomi Mi A2. Dan seperti yang bisa Anda lihat pada grafik di bawah, hasil benchmark keduanya pun tidak jauh berbeda. Sementara jika dibandingkan dengan ponsel lain di kelasnya, performa Mi 8 Lite masih lebih baik.



Xiaomi menggunakan baterai berdaya 3.350 mAh untuk Mi 8 Lite. Dan di sinilah salah satu keunggulan Mi 8 Lite. Saat kami mengujinya dengan PCMark, ia dapat bertahan selama lebih dari 11 jam. Dan seperti yang bisa Anda lihat, dengan Samsung Galaxy A6 sebagai pengecualian, Mi 8 Lite dapat bertahan jauh lebih lama dari pesaingnya.



 

Kesimpulan

Meskipun belum berani untuk memasukkan lini premium, Xiaomi sudah mulai menawarkan opsi ponsel yang berbeda dari sebelumnya. Mi 8 Lite memiliki desain yang menarik jika dibandingkan dengan ponsel-ponsel Xiaomi sebelumnya. Ini membuatnya terlihat lebih mewah.

Tersedia dalam dua warna, warna hitam cocok untuk Anda yang ingin ponsel elegan yang simpel sementara warna Aurora Blue lebih cocok untuk Anda yang ingin tampil mencolok. Sayangnya, bodi kaca membuat Mi 8 Lite terasa cukup licin saat digenggam. 

Performa Mi 8 Lite memuaskan. Ia dapat digunakan untuk bermain game dan menjalankan dua aplikasi sekaligus tanpa masalah. Baterainya pun dapat bertahan dengan sangat lama. Anda bisa menggunakan ponsel ini seharian penuh tanpa perlu khawatir baterai akan mendadak habis.

Kamera dari Mi 8 Lite pun cukup baik meski ia masih mengalami masalah ketika Anda menggunakannya untuk mengambil foto di tempat remang-remang. Kelemahan lainnya adalah ketiadaan port audio pada ponsel ini.
 
  Xiaomi Mi 8 Lite
Prosesor Qualcomm Snapdragon 660
RAM 4GB
OS Android 8.1 Oreo + MIUI 9.6
GPU Adreno 512
Memori Internal 64GB
Kamera 12MP + 5MP (belakang) + 24MP (depan)
Baterai 3.350 mAh
Layar 6,2 inci 1080 x 2280 pixel
Harga Rp3.699.000 
 
 
8.8
Xiaomi Mi 8 Lite
Plus
  • Desain cantik
  • Baterai awet
  • Performa mumpuni
Minus
  • Tidak ada port audio




(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.