Maneken SpaceX Starman Sudah Lewati Orbit Mars
Starman yang sedang berkendara Tesla Roadster. (AFP / SpaceX)
Jakarta: Bersama Tesla Roadster, Starman telah menjelajah jauh dalam waktu sembilan bulan belakangan. 

Maneken yang ada di mobil listrik merah Tesla itu diluncurkan ke luar angkasa menggunakan roket Falcon Heavy pada Februari lalu. Kini, keduanya telah melewati orbit Mars, ungkap Space X pada 2 November kemarin. 

"Posisi Starman saat ini. Pemberhentian berikutnya, restoran di ujung alam semesta," tulis SpaceX di akun resmi Twitter miliknya, lengkap dengan gambar dari orbit Mars, seperti yang dikutip dari Space.com. 
 


Kalimat terakhir dari kicauan itu adalah penghargaan atas penulis Douglas Adams, yang menulis seri Hitchiker's Guide to the Galaxy. Buku keduanya berjudul The Restaurant at the End of the Universe.

Pendiri dan CEO SpaceX tampaknya memang menyukai seri buatan Adams tersebut. Layar pada Tesla berwarna merah ini tertulis "Don't Panic!", yang juga tertulis pada judul buku panduan dari seri buatan Adams. 

Sementara nama Starman diambil dari judul lagu yang dinyanyikan David Bowie pada 1972. Sebelum peluncuran Falcon Heavy, Musk berkata bahwa mobil Tesla ini akan memutar lagu Space Oddity dari Bowie. Namun, pada akhirnya Musk memutuskan untuk memutar lagu "Life on Mars". 

Musk mengatakan, alasan dia memilih untuk meluncurkan Starman dan mobil Tesla adalah karena ini lebih menarik dari sekadar mengirimkan beban biasa berupa beton.

Memang, pada penerbangan pertama, biasanya roket tidak akan mengirimkan satelit atau pesawat luar angkasa karena ada kemungkinan gagal.

Mengingat Musk juga bertanggung jawab atas Tesla, ada kemungkinan, ini juga merupakan cara Musk untuk mempublikasikan perusahaan mobil listrik itu. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.