Sekarang, muncul artikel yang menjelaskan bagaimana hubungan keduanya dengan CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg yang terus memburuk sebelum Systrom dan Krieger memutuskan untuk keluar.
Wired mewawancara 65 pegawai dan mantan pekerja Facebook untuk mengetahui duduk permasalahan yang mengakibatkan dua pendiri Instagram mundur. Ternyata, ada beberapa hal yang membuat hubungan antara Zuckerberg dengan Systrom dan Krieger menegang, memaksa dua pendiri Instagram itu untuk mundur.
Hubungan ketiganya begitu buruk sehingga Systrom mengaku khawatir bahwa Zuckerberg berusaha untuk memaksanya keluar dengan membuat pekerjaannya jadi sangat tidak menyenangkan. Menurut Business Insider, Systrom membandingkan apa yang Zuckerberg lakukan dengan Presiden AS Donald Trump pada Attorney General Jeff Sessions, yang akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.
Salah satu penyebab memburuknya hubungan Zuckerberg dengan Systrom dam Krieger adalah kesuksesan Instagram di tengah penurunan pertumbuhan pengguna Facebook. Beberapa eksekutif menganggap, Instagram menganibal aplikasi Facebook.
Selain itu, pandangan positif media pada Systrom juga tidak membantu. Zuckerberg memberikan perintah bahwa tidak ada eksekutif yang boleh menerima permintaan wawancara untuk artikel profil di majalan tanpa izinnya atau COO Facebook, Sheryl Sandberg. Sebagian orang menganggap, ini adalah usaha Zuckerberg untuk menurunkan popularitas Systrom.
Narasumber yang dekat dengan kedua pendiri Instagram mengatakan bahwa keduanya khawatir Zuckerberg mulai membenci mereka ketika skandal Cambridge Analytica menjadi ramai pada Maret 2018. Ini diperkuat dengan keputusan Zuckerberg untuk berhenti mendukung Instagram pada Juli, seperti dukungan iklan Instagram di aplikasi Facebook.
Terkait hal ini, Facebook menolak untuk berkomentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News