Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat, lini produksi AC Samsung yang baru untuk menangkap peluang penetrasi pasar. Peresmian ini juga sebagai bentuk dukungan akan inisiatif pemerintah dalam mengembangkan industri elektronik.
Lee Seong Yeop, Vice President Director Samsung Electronics Indonesia, mengatakan, mereka mendukung industri elektronik Indonesia, dan untuk permintaan AC lokal dapat dipenuhi berkat lini produksi AC Samsung baru yang kini beroperasi di Indonesia.
Samsung WindFree AC yang inovatif kini diproduksi di lini produksi AC Samsung baru di Indonesia.
Samsung WindFree AC menyematkan teknologi WindFree Cooling dengan 23.000 lubang mikro, menyebarkan udara sejuk yang terasa lembut di kulit sehingga menjamin kenyamanan tanpa terasa terlalu dingin. Lini produksi AC Samsung memiliki kapasitas produksi optimal normal sejumlah 20.000 unit per tahun untuk memenuhi permintaan lokal.
Untuk pasar Indonesia sendiri, Samsung terlihat cukup agresif. Bulan lalu mereka memperkenalkan OLED TV. Ia sudah diperkuat teknologi gambar Full RGB OLED Display tervalidasi Pantone, diklaim mampu menghasilkan 100 persen color volume sehingga mampu menampilkan warna hitam pekat dan warna putih bersih, hingga miliaran variasi warna di segala level tingkat kecerahan layar.
Selain itu, OLED TV ini dibekali fitur EyeComfort Mode, berkemampuan menyesuaikan tingkat kecerahan layar dan tone warna sesuai kondisi pencahayaan di luar. Samsung OLED TV juga menggunakan teknologi sound Wireless Dolby Atmos diklaim mampu menyuguhkan kualitas suara 3D surround.
Pengguna Samsung OLED TV juga dapat menikmati keluaran audio diklaim sesuai dengan arah datang suara pada setiap adegan di konten berkat dukungan Object Tracking Sound+ (OTS+) dan Multi-directional speaker 4.2.2 channel, serta output 70W.
Sedangkan di pasar smartphone, Firma riset IDC merilis laporan kuartal kedua tahun 2023 untuk pasar smartphone atau hape di Indonesia. Meskipun secara keseluruhan pasar tengah lesu, tapi beberapa merek masih bertahan memegang tahta pasar Tanah Air.
IDC merilis posisi lima besar merek hape yang menguasai pangsa pasar (market share) di Indonesia. Peringkat pertama ada Samsung yang menguasai pangsa pasar (market share) kuartal kedua (Q2) 2023 dengan persentase 20,8 persen.
“Inovasi produk dan layanan kami menjadikan Samsung smartphone banyak diminati masyarakat Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan konsumen setia Samsung,” ungkap Selvia Gofar, MX Head of Product Marketing & Partnership Samsung Electronics Indonesia (SEIN).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News