(kiri-kanan) Head of Content Enrichment, Video & Social Media Medcom.id,  Jati Savitri dan Head of Promotion MetroTV, Dina Farah.
(kiri-kanan) Head of Content Enrichment, Video & Social Media Medcom.id, Jati Savitri dan Head of Promotion MetroTV, Dina Farah.

Tak Hanya Hiburan, Konten Berita Juga Digemari di YouTube

Teknologi youtube
Cahyandaru Kuncorojati • 23 Mei 2019 16:14
Jakarta: YouTube menjadi kanal video yang sangat digemari. Beragam jenis video bisa ditemukan di dalamnya meskipun didominasi oleh video yang termasuk konten entertainment atau hiburan.
 
Konten berita atau news yang berupa hard news mungkin selama ini lebih banyak diakses lewat televisi dibandingkan platform digital. Faktanya, ternyata konten hard news juga sangat digemari di YouTube.
 
Hal ini dijawab lewat keberhasilan kanal YouTube akun Metrotvnewsyang baru saja mendapatkan Gold Play Button dari YouTube. Penghargaan ini dibagikan YouTube untuk kanal atau akun yang berhasil memiliki satu juta pengikut atau subscribers.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya itu, kanal YouTube Metrotvnewsbisa mendapatkan Gold Play Button dalam waktu kurang dari 10 bulan. Sebelumnya di September 2017 mereka sudah mendapatkan Silver Play Button dari YouTube karena berhasil memiliki 100.000 subscribers.
 
"Gold Play Button ini adalah keberhasilan bersama lewat proyek kolaboratif antara Metro TV dan Medcom.id. Luar biasa karena bisa menaikkan subscriber dalam waktu yang singkat. Jadi ingat, di Juni tahun lalu kita baru mulai dari 200 ribu subsciber. Artinya, kurang dari 10 bulan sudah berhasil mendapatkan 800 ribu subscriber," tutur Head of Content Enrichment, Video & Social Media Medcom.id, Jati Savitiri.
 
Tak Hanya Hiburan, Konten Berita Juga Digemari di YouTube
 
"Awareness masyakat kepada kita artinya tinggi. Mereka bisa tahu Metro TV dan Medcom.id kemudian menemukan kanal YouTube kita dan melakukansubscribe. Teman-teman dari Medcom.id juga membantu kita mengolah video yang ada kemudian dirilis di YouTube dan berusaha membuatnya menjadi viral," beber Head of Promotion Metro TV, Dina Farah.
 
Menurut Dina, penghargaan ini juga memberikan pekerjaan rumah kedua, yaitu membuat subscriber yang sudah ada setia dengan konten kanal YouTube Metrotvnews dan menambah jumlah subscriber.
 
Dina sendiri sudah menyiapkan caranya yaitu membuat konten kreatif yang selalu berbeda sehingga tetap menarik dan relevan dengan selera pengguna internet. "Karena kita orang kreatif dan ini juga konten kreatif jadi tidak bisa melulu pakai pola yang sama," ucapnya.
 
Selain melakukan optimalisasi YouTube, SEO, dan platform digital lainnya, Jati juga menyebut cara membuat konten hard news menjadi menarik juga harus diperhatikan. Konten ini tidak boleh menarik subscriber dengan cara berbohong. Konten harus jujur dan kredibel serta tetap memegang prinsip jurnalistik.
 
"Event pemilu dan politik juga termasuk yang membantu kanal kita dan video yang kita buat menjadi viral dan populer. Pengguna menjadi mencari konten kita sehingga menemukan akun YouTube kita. Kita jadi terbantu mempercepat memiliki banyak subscriber," jelas Jati.
 
Tak Hanya Hiburan, Konten Berita Juga Digemari di YouTube
 
Dia menyadari di luar sana konten kreator di segmen entertainment memiliki banyak subscriber dengan mudah tapi penghargaan ini menjadi bukti bahwa konten news juga bisa sama menariknya sekaligus mudah dicerna oleh penontonnya.
 
Pekerjaan rumah selanjutnya bagi Jati dan Dina serta kanal YouTube Metrotvnewsadalah mempertahankan subscriber sekaligus menambahnya sehingga bisa meraih Diamond Player Button, penghargaan untuk jumlah subscriber sebanyak 10 juta.
 
"Kita tidak akan berhenti sampai di sini. Masih banyak hal yang bisa dikerjakan lagi dan target utamanya subscriber tanpa melupakan engagement. Jadi kita ingin itu dan maintaining komunitas serta program yang sudah kita ciptakan," tutur Jati.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif