Metrotvnews.com berhasil mendapatkan penghargaan Silver Play Button dari YouTube.
Metrotvnews.com berhasil mendapatkan penghargaan Silver Play Button dari YouTube.

Adaptasi Media Besar dengan Tren Media Sosial

Cahyandaru Kuncorojati • 18 September 2017 23:24
medcom.id, Jakarta: Konten media mainstream kerap dipandang tidak menarik ketimbang konten yang ada di YouTube. Namun, beradaptasi terhadap tren di YouTube justru membuat konten di media mainstream memiliki daya tarik yang sama.
 
Dalam perhelatan YouTube Pop-Up Space yang digerlar di Art 1 Museum & Art Galery di kawasan Gunung Sahari beberapa media massa mainstream yang selama ini identik dengan tayangan yang disiarkan lewat televisi justru berhasil membuktikan bahwa tayangan mereka juga digemari oleh pengguna layanan video streaming on-demand YouTube.
 
Metrotvnews.com menjadi salah satu media yang mendapatkan penghargaan Silver Play Button. Penghargaan tersebut diberikan oleh YouTube bagi pemilik kanal video yang berhasil memiliki pengikut atau subscriber hingga 100 ribu.

“Secara pribadi, konten video di layanan digital yang semakin populer adalah sebuah ‘turbulensi’ bagi media mainstream, atau selama ini menghadirkan tayangan lewat televisi. Kalau orang dulu mencari tayangan atau konten video seperti hiburan atau berita, kini orang mau mencari informasi apapun itu. Informasi teman, sosok, tentang sesuatu, apa saja,” ungkap Luhur Hertanto, Redaktur Pelaksana Metrotvnews.com yang menerima Silver Play Button.
 
Menurutnya, informasi yang sepele pun bisa menjadi sangat menarik, asalkan dikemas dengan gaya yang sesuai dengan pengguna YouTube, yaitu menarik dan menginspirasi. Ya, menginspirasi adalah sebuah ciri khas dari konten YouTube yang kreatornya didominasi oleh generasi muda.
 
“Ini adalah sebuah tantangan baru bagi media mainstream, bahwa ternyata ada konten yang selama ini tidak disentuh oleh media informasi, tetapi diserap sangat baik oleh khalayak luas. Jadi, kita ya harus beradaptasi, pada dasarnya semua orang haus akan informasi apa saja, tapi bagaimana caranya kita membuat konten informasi tersebut menjadi menarik,” tutur Luhur.
 
Damar Yudhistira, social media staff kanal YouTube Metrotvnews.com menuturkan bahwa pihaknya juga tidak hanya mengandalkan konten yang diproduksi dan disiarkan di televisi kemudian dikutip ke media digital. Justru dia beserta timnya juga dituntut kreatif mengembangkan konten yang pas untuk media seperti layanan YouTube.
 
“Kami juga memiliki production in-house yang memuat konten menarik sesuai dengan subscriber konten di YouTube. Metrotvnews.com memiliki jumlah pengikut di Twitter sebanyak lebih dari 10,2 juta dan 2 juta di fanpage Facebook kami. Jad,i sudah sewajarnya kami beradaptasi dengan pengikut kami,” ungkapnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA