Pemain Apex Legends terjun ke arena battle royale.
Pemain Apex Legends terjun ke arena battle royale.

Tencent Berminat Bawa Apex Legends ke Tiongkok

Teknologi games tiongkok tencent apex legends
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Februari 2019 15:22
Jakarta: Kepopuleran Apex Legends akhirnya sampai ke telinga raksasa Tiongkok, Tencent. Perusahaan yang juga bergerak di bisnis game ini juga berminat membawa game tersebut ke pasa Tiongkok.
 
Kabarnya, Tencent sedang berusaha menjalin kerja sama dengan Electronic Arts untuk menyediakan game tersebut dalam versi Tiongkok. Kabar ini bahkan juga sudah dilaporkan oleh media setempat, South China Morning Post.
 
Sayangnya, pihak Electronic Arts masih bungkam dan menyatakan tidak akan memberikan opini terkait hal yang sifatnya masih sebatas rumor. Sikap sama yang sama juga ditunjukkan pihak Tencent, mereka masih bungkam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun kabar ini belum bisa dipastikan, akan sangat menarik apabila kedua belah pihak menyepakati. Artinya, Tencent kembali menguasai daftar game besar yang beroperasi di Tiongkok. Sementara Electronic Arts punya akses untuk eksis di pasar game terbesar di dunia.
 
Dirunut ke beberapa tahun lalu, Electronic Arts pernah bekerja sama dengan Tencent. Keduanya bekerja sama lewat game Plant vs. Zombies yang sangat laris manis di Tiongkok. Kini Tencent berkesempatan membesarkan gurita bisnis game miliknya.
 
Di Tiongkok, PUBG berada di bawah lisensi Tencent. Pesaing PUBG, Fortnite, sahamnya ada yang dimiliki oleh Tencent. Apex Legends juga hadir dengan genre battle royale seperti kedua game tadi, jadi Tencent bakal jadi penguasa game genre tersebut.
 
Medcom.id juga sudah meenjelaskankesan awal dari game Apex Legends dan bakal segera mengulasnya. Keseruan Apex Legends ternyata tidak dirasakan kami. Seminggu sejak dirilis, game ini sudah memiliki 2,5 juta pemain.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif