Bagi yang belum tahu aim assist, fitur curang ini membuat bidikan atau tembakan pengguna cheat 99 persen akurat meskipun sebenarnya bidikan mereka buruk atau tidak tepat sasaran.
Tentu saja fitur aim assist akan otomatis membuat bidikan senjata bisa mengenai musuh dengan tepat. Meskipun tidak langsung membuat cheater bisa bertahan tanpa mati dalam sebuah game tapi merek memiliki peluang lebih besar menghabisi musuh paling banyak.
Ricochet mengumumkan bahwa teknologi anti-cheat terbaru akan mampu mendeteksi perangkat mouse, keyboard, maupun controller konsol yang menggunakan cheat aim assist. Apa hukumannya?
Sistem anti-cheat game Call of Duty akan secara otomatis mematikan atau menutup game yang sedang berjalan selama cheat tersebut masih aktif. Jadi hukuman tidak bersifat ban atau blokir sementara atau permanen.
BACA JUGA: Baru Dirilis, Sistem Anti-Cheat Terbaru Call of Duty Sudah Jebol
Meskipun begitu, dalam pengumuman di akun media sosial X milik @CODUpdates disebut bahwa pengguna cheat aim assist berulang bisa berujung ke hukuman tegas. Kemungkinan hukuman ini adalah pemblokiran akun miliki gamer Call of Duty.
Sayangnya update ini ditanggapi negatif oleh sejumlah gamer di media sosial. Kabarnya aim assist bukan satu-satunya cheat paling menyebalkan. Cheat berupa wallhack disebut masih kerap dijumpai dalam game Call of Duty.
Wall hack adalah jenis cheat yang memungkinkan pemain curang melihat lawan mereka meskipun berada di balik tembok atau benda penghalang. Tentu ini menghilangkan efek kejutan dan mempermudah siapapun dalam menghabisi lawan.
Game Call of Dutu dikabarkan juga kurang sukses. Seri terakhir mereka yaitu Call of Duty Modern Warfare III hanya menduduki peringkat kedua game terlaris setelah tiap tahun sejak tahun 2009 selalu berada di paling atas, dikutip dari situs Engadget.
Posisi pertama justru berhasil direbut game Hogwarts Legacy yang menjadi game terbaru franchise Harry Potter setelah satu dekade atau 10 tahun tanpa hadir di industri game.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News