NetEase digandeng Blizzard sebagai penyedia distribusi sekaligus dukungan game online mereka khusus pasar Tiongkok. Hal ini menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa di negara tersebut demi game Blizzard bisa dimainkan di sana.
Tidak hanya penjualan semua game, NetEase tidak lagi memberikan dukungan online untuk franchise game online Blizzard di antaranya adalah Overwatch, Hearthstone, World of Warcraft, Diablo, StarCraft, dan Heroes of the Storm.
BACA: Riot Games Gugat NetEase, Tuduh Jiplak Valorant
Dikutip dari situs South China Morning Post, NetEase pertama kali menjalin kerja sama dengan Blizzard pada tahun 2005 setelah game World of Warcraft diterima dengan baik oleh gamer di Tiongkok.
Di tahun 2008, NetEase memperdalam kerja sama dengan menyediakan game StarCraft II dan Warcraft III serta platform Battle.net milik Blizzard di Tiongkok. Kontrak keduanya terus berlanjut menyusul tambahan game seperti Overwatch, Hearthstone, dan Heroes of the Storm.
Retaknya hubungan Blizzard dan NetEase mulai terlihat di tahun 2022 ketika keduanya membatalkan rencana peluncuran game mobile World of Warcraft yang sudah digarap selama tiga tahun.
BACA: Blizzard Rencanakan Game Mobile Warcraft Baru
NetEase sendiri dikenal memiliki pengalaman lebih banyak untuk game mobile dibandingkan Blizzard. Kondisi tersebut memaksa NetEase membubarkan tim pengembangan game yang mencapai lebih dari 100 orang.
Menurut informasi orang dalam NetEase kondisi saat ini tidak mengherankan. Kabarnya game mobile Diablo Immortal yang digarap NetEase bersama Blizzard kurang meledak di pasar meskipun diklaim berhasil menyumbang pendapatan perusahaan yang besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News