Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio--MI/Ramdani
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio--MI/Ramdani

Wishnutama Upayakan Pemilik Sertifikat HKI bisa Pinjam Uang

Rona gaya Kekayaan Intelektual
Sunnaholomi Halakrispen • 08 November 2019 15:50
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menjelaskan, ada target khusus untuk ekonomi kreatif di masa kepemimpinannya. Salah satunya, para insan kreatif pemilik sertifikat HKI (Hak Kekayaan Intelektual) bisa meminjam uang untuk modal usaha.
 
"Kami harap sertifikasi HKI bisa jadi jaminan. Para insan kreatif yang memiliki sertifikat tersebut itu bisa jadi jaminan untuk modal memulai usahanya," ujar Menteri Tama di M Bloc Space, Jakarta Selatan.
 
Sertifikat HKI yang dimaksud harus memiliki nilai finansial. Para seniman, pemusik, atau penulis bisa menunjukkan sertifikat HKI yang mereka miliki ke pihak bank sebagai jaminan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalkan  ada musisi atau penulis, akhirnya mendapatkan sertifikat HKI. Sertifikat tersebut ketika dinilai oleh institusi finansial, ada value. Sehingga bisa dijadikan jaminan pinjaman modal bisa untuk berusaha, kurang lebih begitu," tururnya.
 
Nantinya, diharapkan para insan kreatif bisa memperoleh pinjaman dana atau modal usaha untuk mengembangkan karya mereka. Menteri dalam Kabinet Indonesia Maju itu memaparkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
 
Di antaranya, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pihak perbankan, serta pihak lainnya yang berkaitan dengan program tersebut. Ia mengakui bahwa masih banyak yang harus dibahasnya.
 
Di sisi lain, sejumlah bank merespons positif terhadap rancangan program yang akan dijalankannya itu. "Beberapa bank mau."
 
Sementara itu, sebagai menteri pengganti Arief Yahya, Tama menyatakan tidak menggunakan istilah patokan target 100 hari kerja. Baginya, apa yang bisa dilakukan secepat mungkin akan segera dikerjakan.
 
"Misalnya bagaimana mengejar target, meningkatkan daya tarik dalam waktu secepat-cepatnya. Kalau bisa hari ini ya langsung segera kita lakukan. Bulan depan dipantau, dicek progresnya," pungkasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif