Jakarta: Belum afdol bagi Anda pecinta kuliner jika belum mencoba satai dari Desa Rembiga, Lombok. Namanya Sate Rembiga. Satai yang punya nama sama dengan nama asal daerahnya ini terbuat dari bahan dasar daging khususnya lidah sapi dan sangat terkenal di Lombok. Tapi, pertanyaannya apakah harus ke Lombok untuk bisa mencicipinya?
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ternyata tak perlu repot untuk mencicipi kuliner terkenal asal Lombok ini karena Sailendra Restaurant yang berlokasi di area lobi hotel JW Marriott Hotel Jakarta juga menyediakannya.
Chef Heri Purnama membeberkan rasa Sate Rembiga khas Sailendra Restaurant yang sangat menggoda. Bagaimana tidak, prosesnya yang panjang membuat daging lidah sapi yang digunakan jadi bisa lembut.
“Sebelum dibakar, daging lidah sapi tersebut direndam dalam air jeruk lemon terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis di dalamnya,” ujar Executive Sous Chef Heri Purnama.
Ia melanjutkan walau menggunakan daging yang berasal dari lidah sapi, namun rasa dan tekstur lembutnya bikin Anda lupa asal muasalnya.
(Selain Sate Rembiga, berbagai hidangan favorit lainnya juga tersedia di Sailendra Restaurant, JW Marriott Hotel Jakarta. Foto: Dok. Sailendra Restaurant)
Disajikan dengan saus kacang yang kental, rasa Sate Rembiga ini sangat nikmat dan berbeda dari satai pada umumnya. Saat memakannya Anda serasa tidak sedang memakan satai sapi.
Ini karena olahan apik chef dalam membuat bumbu rempahnya yang melimpah sehingga membuat rasa daging pada Sate Rembiga jadi begitu empuk.
(Baca juga: Yummy, Gurihnya Sate ala 'Negeri Sakura')
Menu lain
Selain Sate Rembiga, berbagai hidangan favorit lainnya juga tersedia seperti Marriott Burger, Laksa khas Singapura, hidangan khas India, maupun hidangan lokal seperti Nasi Goreng Sailendra, atau sop buntut yang selalu dicari oleh para tamu.Sentuhan peremajaan dilakukan pada Sailendra Restaurant, dengan tujuan agar bisa memberikan kenyamanan yang lebih baik lagi bagi pengunjung.
(Bubur Kampiun pas dicicipi setelah Anda selesai menyantap hidangan utama. Foto: Dok. Sailendra Restaurant)
“Setelah beroperasi sebagai area makan utama di JW Marriott Hotel Jakarta sejak pembukaan hotel ini pada tahun 2011, manajemen menyetujui bahwa Sailendra Restaurant memerlukan peremajaan,” ujar Cluster Director of Marketing, Adeza Hamzah.
“Pentingnya untuk berkompetisi dengan berbagai properti baru di area sekitar adalah salah satu dari beberapa alasan untuk merenovasi Sailendra Restaurant,” tambahnya.
Selain hidangan utama, restoran yang berkapasitas 263 tempat duduk ini juga memiliki berbagai jenis dessert. Salah satunya adalah bubur kampiun, yang sangat mudah ditemui ketika memasuki bulan Ramadan.
Dengan rasa manis dari bubur kacang hijau dan ketan hitam dan gurih dari santan kelapa, menjadikan Bubur Kampiun tersebut sangat pas dicicipi setelah Anda selesai menyantap hidangan utama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
