Air terjun Coban Jahe (Foto: Aditya Mahatva Yodha)
Air terjun Coban Jahe (Foto: Aditya Mahatva Yodha)

Pesona Air Terjun Coban Jahe yang Masih 'Perawan'

Rona wisata
Aditya Mahatva Yodha • 23 Januari 2016 13:33
medcom.id, Malang: Jika Anda berada di Malang, Jawa Timur, tidak ada salahnya mampir ke Coban Jahe, wisata alam berupa air terjun yang terletak di Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
 
Sepanjang jalan menuju lokasi air terjun tersebut, kita akan disuguhkan pemandangan yang indah hamparan luas kebun sayur dan persawahan yang begitu indah dan memesona.
 
Air terjun ini masuk dalam kawasan Perhutani Unit II RPH Sukopuro-Jabung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika dibandingkan dengan wisata alam serupa yang ada di Malang, Coban Jahe ini lebih bersih. Boleh dikatakan masih 'perawan'. Membuat siapa saja yang datang ke tempat itu betah dan nyaman berlama-lama karena tidak banyak sampah seperti wisata air terjun Coban Pelangi di Kecamatan Poncokusumo dan Coban Rondo di Kecamatan Pujon.
 
Dengan membayar tiket masuk Rp5.000, pengunjung diberikan keindahan alam yang memesona.
 
Gejolak yang ditimbulkan Gunung Bromo beberapa bulan terakhir, menjadi berkah tersendiri bagi wisata Coban Jahe. Karena banyak wisatawan tidak kurang 200 tiap akhir pekan yang berkunjung ke Coban Jahe.
 
Salah satu pengelola Coban Jahe, Muhidin menerangkan, akibat erupsi yang ditimbulkan oleh Gunung Bromo, banyak wisatawan mulai melirik Coban Jahe.
 
"Banyak wisatawan baik komunitas motor trail atau pribadi yang berkunjung setelah Bromo ini aktif. Kurang lebih 200 orang tiap akhir pekan," tutur Muhidin kepada Metrotvnews.com, Sabtu (23/1/2016).
 
Nama Jahe sendiri diambil dari Bahasa Jawa, 'Pejahe’ yang berarti meninggal dunia. Nama itu muncul, setelah sekitar satu regu tentara (TNI, sekarang) di bawah komando Ali Murtopo melakukan perlawanan terhadap pemerintah Belanda.  
 
"Seiring bergantinya waktu, nama ‘Pejahe’  lama-kelamaan berganti Jahe,” terang Muhidin.
 
Begitu juga nama makam para pejuang tersebut. Mereka yang dikebumikan pun dibuatkan tempat peristirahatan terakhir bernama Makam Pahlawan Kali Jahe.
 
Keberadaan Makam Pahlawan Kali Jahe sendiri, bisa dijumpai sekitar 50 meter, tatkala sebelum pintu masuk Coban Jahe.
 
Mata air Coban Jahe bersumber langsung dari wilayah taman nasional.
 
Selain disuguhi air terjun, wahana seperti river tubing juga menjadi daya tarik pengunjung.
 
Dibandrol dengan harga Rp50-75 ribu, pengunjung dapat merasakan adrenalin tubing Coban Jahe dengan fasilitas 1 kali konsumsi serta biaya asuransi yang bekerja sama dengan PD. Jasa Yasa langsung start dari bawah air terjun.
 
“Jarak tempuhnya 1,5 Km kurang lebih untuk menikmati aliran dari coban ini,” ujar Muhidin.
 
Tentu sangat menarik bukan, apalagi bisa berkunjung bersama teman, sahabat, dan keluarga.
 
Untuk menuju lokasi wisata ini, hanya bisa ditempuh dengan bersepeda motor, karena jalan yang kecil dan berbatu.
 
Jangan lupa untuk membawa bekal sendiri, karena tak banyak orang berjualan di lokasi wisata tersebut.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ELG)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif