Museum Paling 'Tak Masuk Akal' di Dunia
Dessert Museum, Filipina. (Foto: Dok/Forbes)
Jakarta: Akhir pekan umumnya dihabiskan oleh sebagian besar orang untuk berwisata. Salah satu alternatif kegiatan wisata yang bisa dilakukan adalah dengan berkunjung ke museum.

Museum memang kerap menyimpan koleksi benda-benda kuno yang dipajang untuk memuaskan keingintahuan pengunjung. Namun beberapa museum di sejumlah negara di dunia justru menyimpan koleksi yang cukup mencengangkan. Berikut daftarnya.

Royal Mummy Room Kairo, Mesir
Dari namanya pengunjung sudah menebak apa isi koleksi utama di museum ini. Mummy.


Konon, mumi yang dipajang di museum ini berasal dari dua kerajaan Firaun. Salah satu koleksinya bahkan diduga merupakan mumi Firaun yang tenggelam di laut merah. 

Beberapa koleksi juga merupakan artefak-artefak kuno mulai dari periode 1550-1069 sebelum masehi (SM). Total, museum dengan dua lantai di Kairo, Mesir, ini memiliki sekitar 120 ribu benda koleksi.

Siriraj Medical Museum
Museum medis atau juga disebut museum kematian ini terletak di Bangkok, Thailand. Siriraj Medical Museum kerap dijadikan referensi oleh para profesional dan mahasiswa kedokteran berkaitan dengan isu kesehatan.

Di antara koleksi museum ini adalah kerangka manusia, awetan janin, dan bagian tubuh manusia yang telah meninggal. 

Pembangunan Siriraj Medical Museum memang ditujukan untuk keperluan medis dan forensik. Di dalamnya juga ada sejumlah museum lain yang masih berkaitan dengan makhluk hidup seperti museum anatomi, museum patologi, dan museum pengobatan tradisional Thailand.

Avanos Hair Museum
Salah satu museum yang tergolong unik adalah Avanos Hair Museum di Turki. Museum yang berdiri sejak 1979 ini menyimpan koleksi rambut wanita.

Tak tanggung-tanggung, ada 16 ribu jenis rambut wanita yang diambil dari seluruh dunia. Konon, koleksi rambut di museum yang telah masuk Guinness Book of World Record ini berasal dari pengunjung perempuan yang dengan sukarela memotong rambutnya sendiri sebagai cendera mata.

Medieval Instrument Museum
Tempat yang juga dikenal dengan museum alat penyiksa ini terletak di Amsterdam, Belanda. Di dalamnya terdapat sejumlah koleksi alat penyiksa tahanan pada zaman dahulu. 

Sejumlah koleksi menunjukkan proses bagaimana seorang tahanan dipenggal, kursi yang sengaja dibuat dengan titik-titik runcing di semua bagian, bahkan sebuah kurungan menyerupai sangkar untuk menahan para tahanan.

Dessert Museum
Berbeda dari museum lain yang kerap menyimpan benda kuno, koleksi Dessert Museum justru dapat membuat pengunjungnya lapar.

Betapa tidak, museum yang berada di Filipina ini memiliki koleksi beragam jenis hidangan penutup. Mulai dari gulali, marshmallow, cake pops. es krim, permen karet, donat, dan makanan manis lainnya.

Kunstkamera Museum
Hampir mirip dengan museum kematian di Thailand, Kunstkamera Museum menyimpan koleksi berbagai jenis makhluk hidup yang mengalami kecacatan sejak lahir.

Mulai dari janin yang tidak sempurna, bentuk bayi kembar siam, sampai dengan sindrom microcephaly atau bayi berkepala kecil yang membuatnya mirip dengan kurcaci. Semua koleksi diawetkan dalam toples kaca.

Museum of Bad Art
Terakhir, ada museum dengaan semua koleksinya bernilai seni rendah bahkan tidak bernilai seni sama sekali. Terletak Somerville, Massachusetts, Amerika Serikat, museum ini didirikan oleh seseorang bernama Scott Wilson dengan tujuan menghargai karya para seniman yang dinilai gagal dengan cara yang mewah.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id