Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Medcom.id/Suchika Julian Putri
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Medcom.id/Suchika Julian Putri

Diplomasi Budaya, Indonesia Bakal Bangun Museum di Afrika Selatan

Ilham Pratama Putra • 20 Januari 2026 21:04
Jakarta: Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menjelaskan budaya Indonesia bisa menjadi bagian dari diplomasi. Keberadaan budaya Indonesia harus diperluas dan menjadi perhatian global.
 
Salah satu langkah yang dijalankan adalah partisipasi Indonesia di ajang global seperti Venice Biennale dan Abu Dhabi Book Fair. Termasuk, peringatan 400 tahun pengasingan Syekh Yusuf yang melibatkan jejaring Afrika dan Timur Tengah.
 
“Kita juga akan membangun museum rumah budaya kita di Cape Town,” beber Fadli di Gedung Kemenbud, Senin, 19 Januari 2026.

Fadli menyebut persiapan pembangunan museum itu sudah direncanakan sejak lama. Selain itu, lahan juga sudah disediakan.
 
"Sudah bicara dengan para keturunan Indonesia, diaspora Indonesia yang ada di Afrika Selatan. Mereka sudah menyediakan lahannya sekitar 2.000 meter di depan makamnya Syekh Yusuf," tutur dia.
 
Fadli menuturkan rencana pembangunan akan dimulai tahun 2026 dan direncanakan selesai pada akhir 2026. Sementara iut, nama museum akan berkaitan dengan Syekh Yusuf.
 
"Jadikan ini juga semacam Indonesian Cultural Center Syekh Yusuf namanya, ya namanya nanti yang kita rencanakan," ujar dia. 
 
Fadli mengatakan tahun ini, dunia tengah berada dalam situasi penuh tekanan. Konflik geopolitik, krisis iklim, hingga disrupsi teknologi menciptakan ketidakpastian global.
 
“Dalam kondisi seperti itu, kebudayaan biasanya menjadi pilar ketahanan. Kebudayaan memperkuat kohesi sosial dan membentuk bagaimana komunitas bersatu, bagaimana kita mempertahankan dialog, mencegah polarisasi, dan membangun rasa tujuan bersama saat ketidakpastian meningkat,” paparnya.
 
Dia menyampaikan arah kebijakan kebudayaan Indonesia selaras dengan kesepakatan global, termasuk hasil UNESCO Mondiacult 2025. Kebudayaan dinilai sebagai hak asasi manusia dan barang publik.
 
Ia berharap tahun ini menjadi momentum kebudayaan Indonesia tampil lebih percaya diri di panggung dunia. Fadli turut mengundang semua mitra, baik lembaga internasional, sektor swasta, akademisi, hingga komunitas budaya untuk bergabung bersama dalam kerja sama yang nyata dan terukur di tahun 2026.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan