Setidaknya ada 30 kuliner legendaris nusantara di Kampoeng Tempo Doeloe (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)
Setidaknya ada 30 kuliner legendaris nusantara di Kampoeng Tempo Doeloe (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)

Ketika Puluhan Kuliner Legendaris Berkumpul dalam Satu Kampung

Rona Jakarta Fashion & Food Festival
A. Firdaus • 23 Agustus 2019 20:02
Pengunjung yang datang bakal dimanjakan dengan beragam kuliner nusantara. Menariknya, semua itu ada dalam satu tempat, yaitu Kampoeng Tempo Doeloe.
 
Jakarta:
Apa jadinya jika beragam kuliner legendaris nusantara berkumpul dalam satu kampung? Tentu Anda akan dimudahkan mencicipinya dalam satu waktu tanpa harus berjauh-jauh melancong ke tempat asal kuliner legendaris tersebut lahir.
 
Nah, kemudahan itu bisa Anda dapatkan dengan mendatangi Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) yang berada di La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading. Di sana Anda yang pencinta kuliner bakal dimanjakan untuk menikmati setidaknya 30 makanan legendaris Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebut saja Nasi Uduk dan Ulam Ibu Yoyo, Iga Bakar Si Jangkung Bandung, Asem-asem Daging Koh Liem Semarang, Nasi Liwet Bu Wongso Lemu Solo, hingga Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya, semuanya ada di KTD.
 
Kampoeng Tempo Doeloe kembali dihadirkan di acara Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019. Di mana JFFF yang merupakan event tahunan telah digelar 16 kali.
 
Di antara beberapa kuliner nusantara yang tersaji, Medcom.id tergerak hati untuk mampir di warung Makanan Khas NTT yang diwakili oleh Dekranasda NTT. Di sana, saya bertemu dengan Ika Tallo, salah satu kader PKK yang berkesempatan menjajakan menu khas Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kota So'e.
 
Ika menawarkan saya untuk menjajal makanan khas Kabupaten Timor Tengah Selatan, seperti Bubur Bose. Makanan ini memiliki bahan dasar jagung yang biasa dikonsumsi oleh warga TTS pada pagi dan siang hari.
 
Jagungnya sendiri tidak langsung direbus, melainkan ditumbuk terlebih dulu sampai kulit dari jagung keluar. Kemudian jagung dibersihkan dan dimasak sampai mendidih.
 
Ketika Puluhan Kuliner Legendaris Berkumpul dalam Satu Kampung
Ika Tallo, duta kuliner Timor Tengah Selatan (Foto: A. Firdaus)
 
Untuk sajiannya, biasanya Bose dicampur dengan daun singkong dan kacang tanah serta cocok banget dimakan dengan lauk ikan.
 
Selain bubur bose, ada Daging Se'i. Ya, daging ini merupakan makanan khas Timor Tengah Selatan. Ada dua jenis daging Se'i yang biasa dikonsumsi di So'e, yaitu daging sapi dan daging babi. Tapi tenang, untuk di KTD ini, Ika hanya menyediakan daging sapi.
 
Ika yang pertama kali mengikuti Kampoeng Tempo Doeloe ini, mengaku sempat kurang percaya diri terhadap respons dari para pengunjung. Tapi saat berada di sini, justru para pengunjung yang datang banyak yang tertarik mencicipi menu kuliner daerahnya.
 
Tak ayal, kepercayaan diri Ika kembali terbangun. Dengan adanya event ini, dirinya dan para warga asli NTT bisa dengan percaya diri mengenalkan kuliner dari daerah asalnya.
 
"Dengan adanya event ini dapat memotitvasi warga NTT dan TTS khususnya, untuk percaya diri mengenalkan makanan khas daerah kami," ujar Ika kepada Medcom.id.
 
Selain itu, tak sedikit pembeli yang datang untuk mampir ke kedainya. Bahkan beberapa di antaranya, ada yang ingin membeli bahan-bahan makanan khas TTS untuk dijual di Jakarta.
 
Jadi tunggu apalagi, Anda yang belum datang ke La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading, masih bisa mampir untuk mencicipi menu kuliner legendaris seperti asli Timor Tengah Selatan ini di KTD. Kampoeng Tempo Doeloe sendiri hadir di La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading sejak 7 Agustus 2019 hingga 8 September 2019.
 
Daftar kuliner legendaris nusantara yang hadir di KTD:
Soto Tangkar Tanah Tinggi 1946 | Bakmi Amoy Gang Gloria | Cungkring Pak Jumat | Mangut Kepala Manyung Bu Fat Semarang | Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya | Nasi Jamblang Mang Dul Cirebon | Mie Koclok Mas Edi Cirebon | Asem-asem Daging Koh Liem Semarang | Lunpia Super Cik Yoen Semarang | Serabi Notosuman Ny. Handayani Solo | Nasi Liwet Bu Wongso Lemu Solo | Iga Bakar Si Jangkung Bandung | Batagor Abun | Bubur Ayam Bunut Siliwangi Sukabumi | Gudeg Sagan Yogyakarta | Kupat Tahu Gempol 1965 | Soto Betawi H. Ma`ruf sejak 1940 | Soto Kuning Pak Aming | Ayam Madu Sibangkong | Nasi Uduk Kebon Kacang | Empal Gentong Mang Darma | Martabak Air Mancur | Pisang Goreng Madu Bu Nanik | Es Teler Sari Mulia Megaria 1967 | Pempek Megaria 1989 | Toko Asinan Asli Bogor (sejak 1967) | Rujak Shanghai Encim 1950 | Ketan Susu Kemayoran 1958 | Asinan Jagung Bakar Pak Sabur | Es Bir Kotjok Si Abah (Sejak 1965) | Es Durian Sakinah | Plus 100 booth makanan unggulan lainnya.
 
Jam Buka KTD :
Senin - Kamis pk 16.00 - 22.00 WIB
Jumat pk 16.00 - 23.00 WIB
Sabtu & Hari Libur Nasional pk 11.00 - 23.00 WIB
Minggu pk 11.00 - 22.00 WIB
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif