Yunani mungkin menjadi salah satu tujuan Eropa pertama yang membuka kembali akses pariwisatanya bagi wisatawan. (Ilustrasi/Pexels)
Yunani mungkin menjadi salah satu tujuan Eropa pertama yang membuka kembali akses pariwisatanya bagi wisatawan. (Ilustrasi/Pexels)

Yunani Bakal Kembali Buka Pariwisata

Rona pariwisata Virus Korona yunani virus corona covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 30 Mei 2020 12:47
Jakarta: Yunani mungkin menjadi salah satu tujuan Eropa pertama yang membuka kembali akses pariwisatanya bagi wisatawan. Negara Mediterania telah berhasil menjaga angka kematian akibat covid-19 yang kini sangat rendah, dengan kurang dari 170 kasus sejauh ini 
Hal itu lantaran memberlakukan lockdown yang ketat sejak dini.
 
Oleh karena itu, minggu ini, Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengumumkan negara itu akan dibuka kembali untuk turis pada 15 Juni 2020.
 
"Periode pariwisata dimulai pada 15 Juni, ketika hotel-hotel musiman dapat dibuka kembali. Mari kita menjadikan musim panas ini epilog krisis (covid-19)," ujar Mitsotakis dalam pernyataan yang disiarkan televisi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Mitsotakis, perkelahian internasional langsung ke tujuan-tujuan Yunani perlahan-lahan akan dimulai kembali dari 1 Juli, dan wisatawan tidak lagi diharuskan untuk mengikuti tes Covid-19 atau masuk ke karantina. Namun, menteri pariwisata Haris Theoharis mengatakan pejabat kesehatan akan melakukan tes di tempat bila diperlukan.
 
Selain itu, pajak pertambahan nilai (PPN) untuk semua transportasi akan dikurangi dari 13 persen dari 24 persen dalam upaya untuk memikat wisatawan. Berita itu muncul tak lama setelah situs arkeologi Acropolis, yang terletak di Athena, dibuka kembali pada 18 Mei, bersama dengan sekolah menengah dan pusat perbelanjaan di negara itu. Namun, setiap liburan musim panas 2020 Yunani akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
 
"Pengalaman pariwisata musim panas ini mungkin sedikit berbeda dari yang Anda miliki di tahun-tahun sebelumnya," tutur Mitsotakis kepada CNN.
 
"Mungkin tidak ada bar yang terbuka, atau tidak ada kerumunan orang, tetapi Anda masih bisa mendapatkan pengalaman yang fantastis di Yunani, asalkan epidemi global berada di jalur menurun," tambahnya.
 
Pembatasan perjalanan di dalam negeri juga dicabut pada 18 Mei, yang memungkinkan perpindahan dari satu prefektur ke prefektur lain, selain dari pulau-pulau. Bar dan restoran diperkirakan akan kembali beroperasi pada 25 Mei. Pada hari yang sama larangan bepergian ke pulau-pulau Yunani akan dicabut.
 
Hotel-hotel kota Yunani dijadwalkan dibuka kembali pada 1 Juni diikuti oleh hotel musiman sebulan kemudian. Saat ini, semua penumpang internasional harus mengikuti tes Covid-19 pada saat kedatangan di Yunani atau pergi ke karantina selama 14 hari. 
 
Mitsotakis sebelumnya menyarankan wisatawan akan diminta untuk menjalani pengujian sebelum kunjungan mereka sebagai tindakan pencegahan lebih lanjut. Sementara negara mungkin mempersiapkan diri untuk menerima pengunjung lagi, sampai di sana akan terbukti menjadi tantangan bagi banyak orang.
 
Saat ini, semua warga negara non-Uni Eropa dilarang memasuki Yunani hingga 15 Juni. Sementara sebagian besar rute penerbangan berbiaya rendah, yang merupakan sebagian besar kedatangan udara asing negara itu, dari negara-negara tetangga ditangguhkan.
 
Namun, telah disarankan bahwa negara-negara tetangga dapat mulai melanjutkan penerbangan ke Yunani dalam beberapa bulan ke depan.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif