Istri yang berselingkuh dipicu beragam penyebab (Foto:Getty Images)
Istri yang berselingkuh dipicu beragam penyebab (Foto:Getty Images)

5 Alasan Istri Selingkuh

Rona romansa
Rosa Anggreati • 15 Desember 2014 12:15
medcom.id, Jakarta: Di era modern sekarang, perselingkuhan tak cuma didominasi para suami. Istri pun memiliki potensi yang sama untuk selingkuh. Mungkin Anda bertanya, apa yang menyebabkan seorang istri tega mengkhianati suami?
 
1. Suami kasar
 
5 Alasan Istri Selingkuh

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perilaku kasar tidak terbatas hanya pada tindakan fisik. Perlakuan kasar juga tercermin dari kata-kata dan sikap. Seperti yang dialami Elizabeth Smith (50). Ketika masih muda, dia pernah bersuamikan seorang pria yang selalu berusaha mengubah dirinya. Melarangnya bekerja di kantor, dan mengatur kehidupannya. Karena tak tahan, Elizabeth mencari pelarian. Berselingkuh dengan rekan kerja.
 
Perselingkuhan mendorong Elizabeth menjadi sosok yang tangguh dan mandiri. Dia membuktikan dapat hidup tanpa sang suami.  Akhirnya, Elizabeth mengambil keputusan bercerai.
 
Menurut psikolog dari New York City, Michael E. Silverman, Ph.D., jika Anda berada dalam sebuah hubungan yang penuh kekerasan, perselingkuhan bukan cara terbaik untuk menghadapinya. "Dapatkan bantuan pertama dari seorang teman terpercaya, anggota keluarga, atau terapis," saran Silverman yang dikutip Cosmopolitan.
 
2. Saling membenci
 
5 Alasan Istri Selingkuh
 
Kebencian yang pelan-pelan timbul dalam pernikahan, jika tak segera diatasi dapat menimbulkan konflik berkepanjangan. Kebencian dapat timbul akibat tidak adanya kesepahaman suami istri. Lihat kasus yang dialami Vanessa Myers (28). Ketika baru menikah, Vanessa dan suami sepakat memiliki anak. Namun, seiring perjalanan waktu, Vanessa kadung sibuk dengan pekerjaan. Dan rencana memiliki anak pupus. Suami Vanessa tidak bisa menerima hal itu dan mulai membenci Vanessa. Hal yang sama juga mulai dirasakan Vanessa.
 
Hingga akhirrnya, kehidupan seks mereka semakin 'kering.' Vanessa gelap mata dan mulai main api dengan seorang lelaki yang dikenalnya melalui internet. Namun, perselingkuhan itu diendus suami yang kemudian menangkap basah Vanessa. Beruntung, pernikahan mereka dapat diselamatkan setelah melalui bersesi-sesi pertemuan dengan terapis.
 
"Fakta bahwa ada kemarahan yang tak terselesaikan dalam hubungan akan menciptakan lahan subur bagi perselingkuhan. Ditambah dengan kurangnya keintiman seksual, semakin terbuka lebar ruang selingkuh," jelas kata Dr Silverman.
 
Meskipun perselingkuhan membantu Vanessa memetik pelajaran berharga dan hubungan itu akhirnya diselamatkan, Dr. Silverman menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan kejujuran dalam hubungan sebagai cara bagi pasangan untuk tetap harmonis.
 
3. Bosan dan tidak bahagia
 
5 Alasan Istri Selingkuh
 
Rasa bosan dan tidak bahagia kadang tidak dapat dijelaskan penyebabnya. Sudah dikaruniai seorang suami baik dan bertanggung jawab, serta anak-anak yang lucu dan cerdas, masih saja muncul kebosanan. Ini dialami oleh Barbara Gisborne yang tinggal di Madison, Winconsin. Bermula dari rasa bosan yang tak berujung, Barbara tergoda berselingkuh dengan Bob, seorang pria Australia, yang tak sengaja bertemu dengannya di lift.
 
Merasa menemukan kebahagiaan yang dicarinya selama ini, Barbara yang ketika itu berusia 35 mengambil keputusan nekat. Dia meninggalkan suaminya, pekerjaannya, dan negaranya demi mengejar cinta ke Australia. Keputusan itu tak salah. Kini, 25 tahun setelahnya, Barbara hidup bahagia bersama Bob. Memiliki perkebunan anggur di Australia, dikaruniai 5 anak dan 10 cucu.
 
Meski perselingkuhan Barbara berakhir dengan bahagia selamanya, hal itu tidak selalu terjadi pada setiap perselingkuhan. Daripada main api dengan risiko akan terbakar, Dr. Silverman menyarankan agar mencari penyebab dalam diri atas rasa tidak puas atau bosan terhadap hubungan Anda.
 
"Hubungan yang sehat tumbuh dan berkembang. Merasa bosan adalah gejala hubungan yang stagnan. Cobalah tingkatkan romantisme, ubah pola kebiasaan dalam hubungan, dan berkomunikasi lebih banyak tentang perasaan dan kebutuhan masing-masing. Liburan dengan suami atau pindah ke kota baru dan mulai lagi dari awal, bisa menjadi penawar kebosanan," papar Dr. Silverman.
 
4. Suami workaholic
 
5 Alasan Istri Selingkuh
 
Adalah kewajiban suami bekerja untuk memberi nafkah kepada anak dan istri. Namun, seorang suami yang workaholic dapat menjadi pencetus masalah dalam sebuah keluarga. Perempuan merupakan makhluk yang tak betah sendirian. Jika suami terus menerus menghabiskan waktu untuk bekerja di luar rumah, istri akan kesepian. Selingkuh, menjadi jalan instan memecah kesepian.
 
Pengalaman Barbara Singer (49), selama 10 tahun hidup mandiri karena suaminya seorang workaholic. Tanpa diduga, Barbara bertemu Tom dan mulai pacaran dengannya. Beberapa minggu kemudian, Barbara bercerai dari suami dan menikahi Tom. Namun, dua tahun kemudian, Tom meninggal karena serangan jantung. Pertemuan dengan Tom adalah hal terindah sekaligus terburuk dalam hidup Barbara.
 
"Barbara merasa sendirian selama bertahun-tahun, dan merasa terpisah dari suami. Kasus ini seringkali saya temui," kata Dr Silverman. Obat dari masalah ini adalah, memulai pembicaraan dan dialog dengan suami. Lakukan komunikasi secara terbuka dan jujur. Saling mengungkapkan keinginan adalah kunci untuk membantu pernikahan tetap stabil.
 
5. Tidak setia
 
5 Alasan Istri Selingkuh
 
Diselingkuhi suami, menjadi pemicu seorang istri untuk berlaku tidak setia. Balas dendam, menjadi komponen alasan utama yang mendorong istri membalas perbuatan suami yang telah lebih dahulu berselingkuh.
 
Larie Norvell terkejut mendapati suaminya selingkuh setelah setahun mereka menikah. Perasaan campur aduk antara kecewa, sakit hati, dan tidak terima, memicu Larie membalas dendam. Pada akhirnya, perselingkuhan Larie ketahuan oleh suami. Beruntung, keduanya sama-sama memiliki kesadaran untuk memperbaiki pernikahan.
 
"Kemarahan sangat kuat muncul ketika seseorang telah dikhianati. Saya menyarankan pasangan yang berselingkuh agar sesegera mungkin menemui konselor pernikahan," ujar Dr Silverman.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ROS)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif