Mulai dari anak-anak, setidaknya sejak usia satu tahun hingga orang dewasa, boleh mengonsumsi MSG. Sebab, WHO (world health organization) telah menyatakan bahwa MSG aman untuk dikonsumsi manusia.
Demikian pula untuk ibu hamil. Meskipun, wanita yang tengah hamil memiliki sejumlah batasan soal makanan yang boleh dikonsumsi mereka. Tips mengonsumsi MSG salah satunya dengan memperhatikan takarannya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"MSG juga aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Tapi kembali lagi, yang harus ditekankan lagi takaran MSG dengan bijak," ujar Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim, MPH, Sp.GK(K) selaku Ketua Umum PDGKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia).
MSG bisa memacu nafsu makan karena rasa umami atau gurih yang dihasilkan. Konsumsi MSG yang tidak berlebih bisa membantu ibu hamil dalam menambah nafsu makan mereka.

Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim, MPH, Sp.GK(K) selaku Ketua Umum PDGKI. (Foto: Krispen/Medcom.id)
Namun saat usia kehamilan tujuh bulan, perhatikan dosis MSG yang dimakan. Sebab, memasuki kehamilan ke trimester ketiga, kata Prof. Nurpudji, semua makanan yang dikonsumsi ibu itu untuk anak.
"Kalau masuk bulan ketujuh, anak sudah ke bawah, biasanya ibu ada keluhan bengkak di kaki kalau banyak berdiri, itu kan bendungan anak sudah turun," paparnya.
"Nah kalau makan banyak yang manis atau vetsin dan sebagainya, anak akan lahir besar. Kalau anak lahir besar, ibunya setengah mati nanti saat melahirkannya," tambahnya.
Maka konsekuensinya adalah harus melahirkan secara sesar. Ia memaparkan bahwa hal paling penting yang harus diperhatikan saat usia kandungan di atas tujuh bulan, harus perbanyak makan sayuran.
"Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan, mengurangi karbohidrat dan makanan yang manis-manis," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
