Berikut ini adalah beberapa mitos mengenai persalinan caesar. (Foto: Brytny.com/Unsplash.com)
Berikut ini adalah beberapa mitos mengenai persalinan caesar. (Foto: Brytny.com/Unsplash.com)

Mitos-mitos Mengenai Persalinan Caesar

Rona caesar
Raka Lestari • 10 September 2018 15:34
Jakarta: Saat ini, persalinan secara caesar sudah bukan lagi menjadi sesuatu hal yang aneh dalam dunia persalinan. Ada banyak orang yang memilih caesar menjadi cara untuk persalinan. Selain itu, pesalinan caesar juga dianggap lebih cepat dibandingkan cara konvensional.
 
Namun meskipun persalinan secara caesar merupakan hal cukup umum saat ini, masih ada saja beberapa mitos mengenai persalinan secara caesar.
 
Dikutip dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa mitos mengenai persalinan caesar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Menyusui Kurangi Nyeri Pascaoperasi Caesar)
 
1. Caesar menghalangi proses skin to skin dengan bayi
Meskipun bagian-bagian tertentu dari tubuh Anda mungkin lebih sensitif terhadap sentuhan setelah bedah caesar, tidak ada alasan bahwa prosedur ini dapat menghalangi proses skin to skin dengan bayi Anda. 
 
"Area di mana bekas luka mungkin sedikit rentan, tetapi ada banyak bagian tubuh lain yang tersedia bagi bayi untuk melakukan kontak," kata Jonathan Schaffir, MD, ob-gyn di The Ohio State University Wexner Medical Center.
 
Mitos-mitos Mengenai Persalinan <i>Caesar </i>2. Anda akan mengalami kesulitan dalam menyusui bayi
Dalam masalah menyusui bayi, metode yang dilakukan dalam melahirkan bayi tidak akan berdampak pada kemampuan Anda menyusui.
 
Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), tingkat menyusui tidak memiliki perbedaan entah itu Anda melahirkan secara normal ataupun secara caesar.
 
3. Jika Anda melahirkan secara caesar, tidak akan bisa melahirkan normal
Jika Anda ingin melahirkan normal setelah operasi caesar, Anda akan menjalani apa yang disebut percobaan atau persalinan setelah bedah caesar atau TOLAC. 
 
Uji coba ini akan menentukan apakah kondisi aman untuk melahirkan secara normal setelah melakukan operasi caesar. Menurut ACOG, sekitar 60 persen hingga 80 persen wanita yang menjalani TOLAC berhasil melahirkan normal.
 
4. Terdapat jumlah maksimal untuk melakukan persalinan secara caesar
Tidak ada jumlah maksimal ketika Anda melakukan proses persalinan secara caesar. Meskipun begitu, risiko akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah prosedur yang Anda lakukan. Dan risiko komplikasi juga meningkat dari luka yang terjadi secara berulang-ulang kali tersebut, menurut The Mayo Clinic.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif