Preeklampsia biasanya ditandai dengan peningkatan tekanan darah selama kehamilan dan cenderung terus meningkat. (Foto: Pexels.com)
Preeklampsia biasanya ditandai dengan peningkatan tekanan darah selama kehamilan dan cenderung terus meningkat. (Foto: Pexels.com)

Tanda-tanda Preeklampsia

Rona kehamilan Preeklampsia
Raka Lestari • 14 November 2019 08:00
Jakarta: Preeklampsia merupakan suatu kondisi berbahaya yang bisa terjadi pada ibu hamil. Biasanya ditandai dengan tekanan darah yang tinggi disertai dengan pembengkakan di daerah ekstremitas seperti kaki.
 
Preeklampsia merupakan gangguan implantasi plasenta di rahim ibu yang jika dibiarkan bisa mengancam bayi dan ibunya.
 
Dr. Dhely Lesthama Atmadikoesormah, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Pondok Indah - Puri Indah menjelaskan tanda-tanda umum preeklampsia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Preeklampsia biasanya ditandai dengan peningkatan tekanan darah selama kehamilan dan cenderung terus meningkat. Hati-hati bila tekanan darah ibu di atas 140/90 karena itu sudah mengarah pada preeklampsia.”
 
Ia juga memberikan peringatan pada wanita yang sudah memiliki kondisi hipertensi sebelum kehamilan.
 
“Jika sebelum kehamilan sudah mengalami hipertensi, 30 persen berpotensi untuk menjadi preeklampsia. Jadi, sebelum hamil perlu dipastikan terlebih dahulu tekanan darahnya, jangan sampai hipertensi tetapi tidak tahu.”
 
Tanda-tanda Preeklampsia
(Preeklampsia merupakan gangguan implantasi plasenta di rahim ibu yang jika dibiarkan bisa mengancam bayi dan ibunya. Foto: Pexels.com)
 
Dr. Dhely juga memberi tahu tanda-tanda lain preeklampsia selain tekanan darah tinggi adalah adanya pembengkakan terutama di bagian kaki dan terdapat protein pada urine saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
 
“Kemudian juga ada sakit kepala, biasanya di daerah frontal atau depan kepala. Sakit kepalanya itu sakit kepala yang mendadak, disertai mual tetapi mual yang terjadi saat memasuki trimester kedua. Kalau mual pada trimester pertama merpakan hal yang wajar, tetapi mual pada trimester kedua dan disertai sakit kepala maka harus hati-hati,” jelas dr. Dhely.

Tanda-tanda preeklampsia

Tanda-tanda preeklampsia yang perlu diwaspadai lainnya adalah nyeri pada ulu hati. “Nyeri pada ulu hati juga perlu hati-hati karena sakit pada ulu hati secara tiba-tiba kemungkinan ada pembengkakan di liver atau pencernaan yang bisa terjadi karena memang preeklampsia bisa mengganggu fungsi liver pada kondisi yang sudah lanjut,” ujar dr. Dhely.
 
“Jadi peningkatan dari enzim-enzim di liver ini harus diwaspadai. Jika ada nyeri kepala hebat, ada mual-mual sampai muntah, penurunan kesadaran pada ibunya, nyeri ulu hati, bahkan pada kondisi ekstrem bisa terjadi kejang atau eklampsi maka ini harus diwaspadai,” jelas dr. Dhely.
 
Hal lain yang perlu diwaspadai menurut dr. Dhely adalah sesak napas yang bisa terjadi karena pembengkakan pada paru karena paru-paru berisi cairan dari proses hipertensi yang memang merupakan pertanda preeklampsia.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif