Acara penanaman trembesi dilakukan Djarum Foundation di ruas tol Ngawi-Kertosono (Foto: Raka/Medcom.id)
Acara penanaman trembesi dilakukan Djarum Foundation di ruas tol Ngawi-Kertosono (Foto: Raka/Medcom.id)

Penanaman Trembesi di Ruas Tol Ngawi - Kertosono

Rona Djarum Foundation
Raka Lestari • 15 Agustus 2019 14:07
Salah satu bentuk Djarum Foundation mengurangi dampak pemanasan global adalah dengan menanam trambesi di tiga ruas tol Trans Jawa. Trembesi dipilih karena merupakan tumbuhan pohon besar dan melebar. Tumbuhan ini populer sebagai tumbuhan peneduh.
 
Jakarta:
Upaya Bakti Lingkungan Djarum Foundation dalam menghijaukan lingkungan dan mengurangi dampak pemanasan global terus dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program Djarum Trees For Life (DTFL) Trans Jawa di Jawa Timur, Bakti Lingkungan Djarum Foundation telah menanam trembesi dengan total 157 KM. Ada tiga ruas tol Trans Jawa yaitu 36 KM di Surabaya - Mojokerto, 34 KM Gempol - Pasuruan dan 87 KM Ngawi - Kertosono.
 
Ki hujan atau trembesi merupakan sebuah tumbuhan pohon besar, tinggi dengan tajuk yang sangat melebar. Tumbuhan ini pernah populer sebagai tumbuhan peneduh. Pohon ini mempunyai beberapa julukan seperti Saman, Pohon Hujan dan Monkey Pod.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji menuturkan, bahwa program penanaman Trembesi 87 KM Ruas Tol - Ngawi Kertosono ini, merupakan langkah nyata dari Djarum Foundation. Demi memperbaiki lingkungan dan kualitas udara demi masa depan yang lebih baik.
 
“Pemilihan trembesi dalam program penghijauan ini karena dampaknya yang cukup besar dalam menyerap polusi dan menyejukkan udara. Pohon ini memiliki bentuk seperti payung raksasa yang dapat menurunkan suhu udara hingga 4 derajat di area yang tertutupi pohon. Selain itu, karakter daun trembesi yang tebal memiliki kemmpuan menyerap polusi yang baik,” ujar FX Supanji, dalam acara Seremoni Penanaman Trembesi di Alun-Alun Ngawi, Jawa Timur, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, Iwan Moedyarnk mengatakan bahwa program penanaman Trembesi di sepanjang ruas tol Ngawi - Kertosono akan memberikan efek positif bagi para pengguna jalan.
 
“Ruas tol Ngawi - Kertosono ini merupakan pintu menuji ataupun keluae dari wilayah Jawa Timur. Untuk itu, sangat perlu dilakukan penghijauan demi mengurangi dampak polusi dan memberikan kesejukan serta kenyamanan pengguna jalan tol,” tutur Iwan.
 
Menurut Iwan, rencananya akan dilakukan penanaman trembesi sebanyak 12.000 di ruas tol Ngawi - Kertosono. Sampai saat ini sudah tertanam sekitar 9.000 - 10.000 pohon trembesi di ruas tol Ngawi - Kertosono.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif