Tanda lahir dapat memudar seiring waktu, sedangkan lainnya semakin jelas. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Tanda lahir dapat memudar seiring waktu, sedangkan lainnya semakin jelas. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Kenali Berbagai Jenis Tanda Lahir

Rona kesehatan kulit
Anda Nurlaila • 15 Mei 2019 17:52
Tanda lahir adalah warna di bagian kulit yang berbeda dari kulit lainnya. Kebanyakan tanda lahir tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Dalam kasus yang jarang terjadi, tanda lahir dapat menyebabkan komplikasi atau berhubungan dengan kondisi lain.
 

Jakarta: Sebagian bayi lahir dengan bercak di bagian-bagian tubuh tertentu. Tanda lahir biasanya berwarna lebih gelap, datar atau menonjol yang ada saat lahir atau berkembang segera setelah lahir.
 
Pada sebagian bayi, tanda lahir memudar seiring waktu, sedangkan lainnya semakin jelas. Tanda lahir disebabkan sel-sel penghasil pigmen di kulit atau pembuluh darah yang tumbuh tidak normal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebanyakan tanda lahir tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Dalam kasus yang jarang terjadi, tanda lahir dapat menyebabkan komplikasi atau berhubungan dengan kondisi lain. WebMD menulis berbagai jenis tanda lahir, yakni:

1. Bercak Salmon

Bercak salmon atau sering disebut stork bites adalah pembuluh darah yang muncul berupa tanda merah kecil yang rata pada kulit. Tanda lahir ini terjadi pada sepertiga bayi baru lahir.
 
Bercak salmon yang mundul di belakang leher disebut "gigitan bangau", di antara mata disebut "ciuman malaikat", atau di dahi, hidung, bibir atas, atau kelopak mata. Saat bayi tumbuh besar, bercak ini biasanya memudar. Tetapi bercak di belakang leher biasanya tidak hilang. Salmon patch tidak memerlukan perawatan.

2. Port Wine Stain

Port wine stains biasanya berwarna merah muda kemerahan, rata dan terlihat saat bayi lahir. Semakin besar tanda lahir ini menjadi ungu kemerahan, semakin luas dan tebal. Penyebabnya adalah pembesaran kapiler darah.
 
Port wine stain terjadi pada 3 dari 100 kelahiran bayi. Tanda lahir port wine stain di kelopak mata meningkatkan risiko glaukoma. Perawatan termasuk terapi laser, prednison oral, cangkok kulit, dan riasan wajah.

3. Bintik Mongolia

Bintik-bintik Mongolia berupa tanda halus datar seperti memar yang ada sejak lahir. Tanda lahir ini sering ditemukan di bokong atau punggung bawah, biasanya berwarna biru, tetapi juga bisa berwarna abu-abu kebiruan, hitam kebiruan, atau coklat.
 
Bintik Mongolia umum terjadi pada bayi berkulit gelap dan memudar pada usia sekolah. Tetapi pada sebagian bayi, tanda ini tidak akan menghilang dan tidak memerlukan perawatan.
 
Kenali Berbagai Jenis Tanda Lahir
(Bercak salmon atau sering disebut stork bites adalah pembuluh darah yang muncul berupa tanda merah kecil yang rata pada kulit. Tanda lahir ini terjadi pada sepertiga bayi baru lahir. Foto: Dok. Webmd.com)

4. Cafe-Au-Lait

Bercak cafe-au-lait berbentuk lonjong dan rata, berwarna mulai dari coklat muda sampai coklat sedang. Itulah sebabnya bercak ini disebut kopi susu dalam bahasa Prancis. Bercak ini ditemukan di batang tubuh, bokong, dan kaki.
 
Pada sebagian bayi, cafe-au-lait yang menjadi lebih besar dan gelap seiring bertambahnya usia. Tetapi umumnya tidak dianggap masalah.
 
Tetapi ukuran yang lebih besar dari seperempat terkait neurofibromatosis dan sindrom McCune-Albright yang jarang terjadi. Konsultasikan dengan dokter jika anak memiliki beberapa bercak ini.

5. Hemangioma stroberi

Hemangioma adalah kumpulan pembuluh darah kecil dan padat. Hemangioma stroberi terjadi pada permukaan kulit, biasanya pada wajah, kulit kepala, punggung, atau dada. Mereka mungkin merah atau ungu dan menonjol dengan batas yang terasa. Ini terjadi pada 2 dari setiap 100 bayi yang lahir.
 
Hemangioma stroberi biasanya berkembang beberapa minggu setelah kelahiran dan tumbuh cepat dalam tahun pertama. Kemudian akan hilang pada usia 9 tahun. Tanda lahir ini tidak memerlukan pengobatan. Tetapi jika berada di dekat mata atau mulut, atau di lokasi yang dapat berdarah atau terinfeksi, mungkin perlu dirawat atau dihilangkan.

6. Hemangioma kavernosa

Hemangioma kavernosa ada saat lahir dan berada tepat di bawah kulit. Tanda ini berupa massa berwarna kebiru-biruan yang berisi darah. Jika cukup dalam, kulit di atasnya terlihat normal. Hemangioma kavernous biasanya muncul di kepala atau leher. Sebagian besar menghilang saat pubertas. Kombinasi hemangioma kavernosa dan stroberi dapat terjadi.

7. Malformasi vena

Malformasi vena disebabkan oleh pembuluh darah yang melebar dan terbentuk tidak normal. Meski telah ada sejak lahir, bercaknya mungkin baru terlihat saat kanak-kanak atau dewasa. Malformasi vena muncul pada satu sampai empat persen bayi.
 
Tanda ini kerap ditemukan di rahang, pipi, lidah, dan bibir atau area lain di tubuh. Malformasi vena akan terus tumbuh perlahan, dan mereka tidak menyusut. Perawatannya antara lain skleroterapi atau pembedahan.

8. Nevi Kongenital

Nevi kongenital adalah tahi lalat yang muncul saat lahir. Permukaannya rata, menonjol, atau bergelombang. Tahi lalat ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun. Ukurannya bervariasi,  dari 2-20 sentimeter dan terjadi pada satu persen bayi baru lahir.
 
Kebanyakan tahi lalat ini tidak berbahaya. Tetapi nevi kongenital yang berukuran besar dapat berkembang menjadi melanoma, jenis kanker kulit yang paling mematikan. Perubahan pada tahi lalat ini perlu diperhatikan.
 
Konsultasikan pada dokter spesialis anak dan dokter spesialis kulit dan kelamin jika merasa bercak atau tanda lahir si kecil sudah mengganggu.
 
Beberapa rumah sakit yang bisa Anda kunjungi antara lain adalah Rumah Sakit Royal Taruma, Mayapada Hospital, Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Atau kunjungi tempat layanan kesehatan terdekat di rumah Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif