Wajah depan dari Rumah Sakit Bali Mandara (Foto: Dok Kemenkes)
Wajah depan dari Rumah Sakit Bali Mandara (Foto: Dok Kemenkes)

Mengintip RSUD Bali Mandara yang Berstandar Internasional

Rona kunjungan kemenkes
A. Firdaus • 23 April 2019 22:08
Denpasar: Siapa sangka, Indonesia memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang bertaraf internasional. Faktanya, RSUD itu memang ada dan bisa Anda temukan ketika berkunjung ke Kota Denpasar, Provinsi Bali.
 
Rumah sakit tersebut bernama RSUD Bali Mandara, yang terletak di jalan Ngurah Rai, Sanur Kuah, Denpasar Selatan. Dengan memiliki total 198 tempat tidur, RSUD bertipe B ini sudah berdiri melayani masyarakat setidaknya setahun belakangan ini.
 
Dikatakan bertaraf internasional, lantaran memiliki fasilitas mewah dan terkini, serta pelayanan yang standar internasional. RSUD Bali Mandara sejak awal juga sudah kerjasama dengan pemerintah Australia. Terutama dalam hal pengembangan layanan kanker.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengintip RSUD Bali Mandara yang Berstandar Internasional
Salah satu ruangan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Mandara Bali (Foto: A. Firdaus)
 
Kadinkes Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPH, menjelaskan bahwa angka kanker telah mencapai 2,3 % dari jumlah penduduk Indonesia. Termasuk kasus Provinsi Bali. Untuk pelayanan kanker, antriannya bahkan bisa 1 tahun, baru dapat pelayanan di RS.
 
“Oleh sebab itu, kami harus membuka layanan kanker ini, sekalipun cukup berat. Saya berharap, layanan kanker ini bukan hanya penyembuhan, tapi juga deteksi dini, sehingga masyarakat dapat mencegah kanker sejak awal”, ujar Suarjaya.

Pilihan Terbaik WNA

Sebagai destinasi wisata mancanegara, bukan tak mungkin banyak Warga Negara Asing (WNA) yang juga memilih mendapatkan perawatan dari RSUD Mandara Bali ini. Itu terbukti dari apa yang diucapkan oleh Direktur RSUD Bali Mandara, dr. Gede Bagus Darmayasa, M Repro.
 
Dalam catatannya, rumah sakit yang tergolong masuk RS pemerintah menjadi paling banyak menerima pasien dari warga Negara asing.
 
"Turis mancanegara banyak jadi pasien kami karena kebetulan lokasi RS ini sangat prime. Dari airport menuju daerah wisata hampir semua lewat sini. Kalau ada tamu penting VIP dari kita sendiri, seperti Presiden RI 1 atau tamu negara lainnya di Sanur, pasti melewati RS kami. Kami juga dijadikan rujukan standby selain RS Sanglah sebagai RS terbesar di Bali," ujar dr. Bagus.
 
Mengintip RSUD Bali Mandara yang Berstandar Internasional
Proses CT Scan dengan menggunakan alat mutakhir (Foto: A. Firdaus)
 
Biasanya kata dr Bagus, ada sekira 20-50 pasien dari warga asing yang datang kemari. Tercatat pada 2018 saja, ada 2.335 WNA yang berobat di rumah sakit ini.
 
“Rata-rata pasien WNA yang berobat ke rumah sakit ini mengalami penyakit tropis, kecelakaan saat wisata atau olahraga air, hingga penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke,” terang dr Bagus.
 
Datangnya WNA ke rumah sakit ini tentu berdampak baik. Sebab, dengan adanya para wisatawan asing yang berobat ke RSUD Bali Mandara, dapat terjadi proses subsidi silang dalam pembiayaan pelayanan kesehatan.
 
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, apabila menemukan wisatawan asing yang sakit, langsung akan mengirimkannya ke RSUD Bali Mandara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
 
Kendati demikian, prioritas utama dari RSUD Bali Mandara ini adalah warga negeri sendiri. Sesuai dengan motto dari RSUD ini, yaitu Cakra yaitu cepat, aman, komunikatif, ramah dan akuntabel ini, mendedikasikan diri sebagai rumah sakit yang memberi pelayanan bertaraf internasional dengan sasaran utama masyarakat Provinsi Bali.
 
“Pemerintah Provinsi Bali sengaja membangun rumah sakit yang bagus, pelayanan yang baik dan ruangan yang nyaman, agar masyarakat dapat merasakan dan menikmatinya mendapat pelayanan kesehatan yang baik”, jelas dr. Bagus.
 
RSUD Mandara Bali ini memiliki 198 tempat tidur, 13 instalasi, dan menerima 25 bidang layanan kesehatan. Pada 2020 mendatang, RSUD Bali Mandara ini bakal menjadi pusat rujukan layanan kanker untuk area Indonesia Timur.
 
"Ke depan akan ada layanan khusus kanker. Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa terbangun sehingga 2020 awal sudah bisa membuka layanan kanker, paling tidak, bisa membantu rujukan bagi Indonesia Timur," tandasnya.
 
Sementara untuk pembangunan, RSUD didanai oleh anggaran murni APBD Bali. Dengan mempunyai pelayanan prioritas penanganan kanker dan pengembangan health tourism. Sebab seperti diketahui, provinsi Bali menjadi daerah yang menjadi favorit wisatawan asing.
 
Selain itu, terkait dengan health tourism, yang menjadi unggulan lain RSUD Mandara Bali adalah spa. Sebab spa di Denpasar ini mempunyai layanan spa terbaik di Asia Tenggara.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif