NEWSTICKER
Ilustrasi - AFP/ROSLAN RAHMAN
Ilustrasi - AFP/ROSLAN RAHMAN

Challenge Minum 5 Liter Boba, Ini yang akan Terjadi pada Tubuh

Rona minuman boba
Kumara Anggita • 30 Januari 2020 14:41
Jakarta: Saat ini boba menjadi pilihan minuman yang digemari anak muda. Saking populernya, ada youtuber yang tertantang untuk challenge menghabiskan boba hingga 5 liter sekaligus dalam kurun waktu 12 jam.
 
Challenge ini pun membuat Kepala IGD di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta, Gia Pratama resah dan dia mengimbau orang-orang untuk tidak mengonsumsi minuman boba sampai sebanyak itu. Menurutnya, hal tersebut bisa menurunkan daya tahan tubuh hingga diabetes.
 
“Diabetes disebut juga dengan penyakit gula darah tinggi. Kenapa disebut seperti ini karena memang gula harusnya tidak berada dalam jumlah yang besar dalam darah. Gula itu harusnya masuk ke dalam sel-sel tubuh. Yang berfungsi masukan gula-gula itu ke sel-sel tubuh namanya insulin. Ini adalah sebuah hormon yang dihasilkan oleh semua organ, letaknya di bawah lambung kita namanya pankreas,” jelas dr. Gia saat dihubungi Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dokter Gia kemudian menyebutkan bahwa berdasarkan rekomendasi dari WHO, seseorang dalam sehari seharusnya hanya mengonsumi gula sebanyak 50gram atau 10 sendok teh.
 
“Apa yang terjadi kalau kita masukan jumlah yang jauh di atas itu. Pankreas akan segera menyemprotkan insulin sebanyak gula yang ada. Disebarkan ke seluruh tubuh, dimasukan ke sel otot atau otak. Masalahnya otot kebanyakan jadi pada rebahan semua. Tidak dipakai. Jarang olahraga. Otak juga jarang mikir. Lalu taruh di mana gula yang berlebih ini?,” ujarnya.
 
Gula yang berlebih akan disimpan menjadi lemak. Inilah yang membuat orang jadi obesitas.
 
“Orang yang pankreasnya masih bagus dia tidak akan kena diabetes langsung, dia hanya akan menggemuk,” ungkapnya.
 
Dokter Gia menghimbau orang-orang untuk tidak melakukan challenge ini karena dampaknya akan sangat buruk bagi kesehatan. Dia berharap agar semua orang lebih peduli pada organ pankreas.
 
“Pankreas juga punya perasaan. Kalau dikasih pekerjaan terus-menerus, dan berbulan-bulan bertahun-tahun. Pankreas akan bilang kamu tak cinta padaku. Akhirnya dia bikin insulin yang jumlahnya sedikit. Jumlahnya ngasal dan akhirnya gula darah tadi masuk ke sel tubuh dan masuk ke lemak. Memenuhi pembuluh darah. Dan itulah diabetes,” ungkapnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif