Ilustrasi--:Wanita hamil sangat normal sering buang gas atau kentut. (Mel Elias/Unsplash.com)
Ilustrasi--:Wanita hamil sangat normal sering buang gas atau kentut. (Mel Elias/Unsplash.com)

Alasan Wanita Hamil Sering Kentut

Rona hamil
Torie Natalova • 22 Juni 2019 17:36
Wanita hamil rata-rata kentut puluhan. Hal itu wajar, sebab tubuh mereka menghasilkan lebih banyak progesteron.

 
Jakarta: Wanita hamil sangat normal sering buang gas atau kentut. Menurut dokter kandungkali dalam sehari. Michael Cackovic, sejumlah faktor berkontribusi terhadap perut kembung selama kehamilan.
 
Peningkatan konsentrasi progesteron memainkan peran utama dalam mengurangi aktivitas otot polos kolon. Rata-rata orang kentut hingga 20 kali sehari. Tetapi bagi wanita hamil angka ini meningkat karena tubuh mereka menghasilkan lebih banyak progesteron.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Progesteron menyebabkan otot usus rileks untuk memberi ruang bagi bayi yang sedang tumbuh. Namun, otot-otot rileks ini membuat kentut lebih mudah terlepas. Saat janin tumbuh, ia memberi tekanan ekstra pada perut. Kondisi ini tidak hanya membuat wanita hamil kentut lebih banyak tapi juga sering.
 
Relaksasi juga membuat lebih sulit untuk mendorong kotoran melalui saluran pencernaan, memperlambat pencernaan. Vitamin prenatal yang dikonsumsi ibu hamil berkontribusi pada konstipasi lebih lanjut, dan ini menciptakan lebih banyak kentut, kembung dan bersendawa.
Alasan Wanita Hamil Sering Kentut
Ilustrasi--Foto: Pexels.com)
 
Wanita hamil sering mengeluhkan perut kembung dan sembelit yang disebabkan perubahan hormon yang mempengaruhi usus halus dan motilitas kolon. Selain itu, rahim pada wanita hamil dapat menyebabkan transit usus melambat secara mekanis dan ini tentu saja dapat memburuk ketika kehamilan berlanjut hingga trimester ketiga.
 
Diet atau mengubah pola makan yang sehat dapat mengatasi kentut berlebihan pada ibu hamil. Makanan yang sehat juga sangat baik untuk bayi seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, mengurangi produk sus dan makanan olahan, perbanyak minum air, cukup olahraga dan tidur.
 
Bagi wanita hamil, penumpukan gas dalam perut dapat berbahaya. Wanita yang mengalami sakit perut atau sembelit lebih dari seminggu, harus segera periksa ke dokter. Namun, kentut yang berlebihan tidak perlu dikhawatirkan karena tidak membahayakan janin.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif