Sebuah antioksidan bernama pyrroloquinoline quinone (PQQ), yang biasa ditemukan di tanah atau banyak jenis makanan, dapat melindungi hewan percobaan tikus melawan penyakit hati. PQQ juga terdapat pada buah kiwi dan Air Susu Ibu (ASI).
Saat diberikan pada induk tikus yang tengah hamil dan menyusui, PQQ melindungi janin di dalam perut dari berkembangnya lemak hati dan mencegah perusakan terkait organ tersebut sehingga bayi dalam kandungan tidak terkena penyakit hati di awal usia dewasa.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Para peneliti memberi makan tikus makanan tinggi lemak sebelum hewan-hewan tersebut melahirkan. Itu artinya, kemungkinan besar keturunan mereka berisiko terkena NAFLD. Setelah 20 minggu, para peneliti melakukan penelitian tersebut melalui air yang diminum para hewan.
"Kami tahu bahwa bayi yang lahir dari ibu obesitas memiliki peluang lebih besar terkena NAFLD dalam hidup mereka, dan fakta bawa sepertiga anak obesitas berusia di bawah 18 tahun kemungkinan terkena penyakit lemak hari yang belum terdiagnosa," ujar pemimpin penelitian Karen Jonscher, seperti dilansir Medical XPress.
Tujuan dari penelitian tersebut adalah melihat bagaimana antioksidan baru dapat mencegah perkembangan NAFLD pada anak jika dikonsumsi saat hamil dan menyusui.
NAFLD menyebabkan hati membengkak dan biasanya tidak memiliki gejala. Menurut The American Liver Foundation, penyakit tersebut bisa menyebabkan kanker hati atau gagal hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ELG)
