Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Osteoarthritis?

Raka Lestari 02 November 2018 13:02 WIB
kesehatan tulang
Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Osteoarthritis?
Gejala awal osteoarthritis termasuk nyeri pada persendian, kekakuan pagi pada kaki selama lebih dari 30 menit dan pembengkakan pada kaki. (Foto: Cleo Vermij/Unsplash.com)
Jakarta: Mengenakan stiletto atau sepatu hak tinggi dapat berdampak buruk pada kesehatan, terutama tulang. Selain itu dapat menyebabkan bahaya kesehatan utama seperti artritis degeneratif yang juga disebut osteoartritis. 

Menurut Uma Kumar, HOD, Rheumatology dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), mengenakan sepatu hak tinggi setiap hari selama berjam-jam dapat menyebabkan kerusakan kumulatif tulang dan muncul sebagai penyebab utama untuk radang sendi.

Osteoarthritis merupakan salah satu kondisi sendi kronis yang berlangsung lama yang paling umum, ini disebabkan oleh kerusakan sendi di mana tulang rawan rusak sehingga menyebabkan tulang di dalam sendi bergesekan. Ini mengarah pada rasa sakit, kekakuan dan masalah lainnya. 


"Perempuan, terutama yang berusia di bawah 40 tahun, datang ke AIIMS dengan masalah terkait nyeri yang disebabkan karena penggunaan sepatu hak tinggi. Jika diabaikan, ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah yang mungkin memerlukan pembedahan untuk disembuhkan," kata Uma Kuma.

Sepatu hak tinggi menyebabkan distribusi berat yang tidak merata pada tulang kaki, menyebabkan bagian-bagian sendi untuk menanggung berat yang tidak dirancang untuk terbiasa melakukan hal tersebut. 


(Menurut Uma Kumar, HOD, Rheumatology dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), mengenakan sepatu hak tinggi setiap hari selama berjam-jam dapat menyebabkan kerusakan kumulatif tulang dan muncul sebagai penyebab utama untuk radang sendi. Foto: Rawpixel.com/Unsplash.com)

(Baca juga: Rahasia Kate Middleton Tetap Nyaman Gunakan Sepatu Hak Tinggi)

"Ini menghasilkan kondisi kaki yang menyakitkan seperti bunions dan meta-tarsalgias, yang juga dikenal sebagai nyeri kaki depan, katanya.

"Mengenakan sepatu hak tinggi dapat menghasilkan tekanan pada lutut dan jari kaki dan akan menyebabkan rasa sakit pada tumit jika dipakai terlalu lama. Otot betis juga ditekan terus menerus," tambahnya. 

Selain radang sendi, mengenakan sepatu hak tinggi juga meningkatkan risiko tarikan syaraf, nyeri punggung, nyeri pinggang, dan nyeri lutut. 

Gejala awal osteoarthritis termasuk nyeri pada persendian, kekakuan pagi pada kaki selama lebih dari 30 menit dan pembengkakan pada kaki dan punggung.

"Jika seseorang tertarik untuk memakai tumit, disarankan untuk menggunakan wedges atau sepatu platform. Hak sepatu yang ideal seharusnya satu setengah inci," saran Uma Kumar. 

Dia menyarankan bahwa sepatu hak tinggi harus dihindari oleh gadis remaja karena mungkin memengaruhi postur mereka pada usia dini dan mengembangkan rasa sakit kronis nantinya.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id