(Foto: whstatic)
(Foto: whstatic)

Saat Diet, Hindari 5 Minuman Ini

Rona diet
Torie Natalova • 13 Januari 2017 18:13
medcom.id, Jakarta: Kopi membantu penurunan berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, banyak orang melakukan kesalahan saat minum kopi, sehingga berat badan bukannya turun, justru naik.
 
Menurut pakar, menambahkan moka, gula, atau latte pada kopi dapat meningkatkan berat badan. Sebab, kalori pada kopi menjadi tinggi akibat campuran tersebut.
 
Sebenarnya bukan hanya kopi susu saja yang berpotensi meningkatkan berat badan. Lima jenis minuman ini juga bisa membuat jarum timbangan Anda bergeser ke kanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Susu skim
 
Penelitian menunjukkan, konsumen susu bebas lemak cenderung lebih berat dibandingkan mereka yang minum susu utuh atau tanpa gula. Selain menghindari susu skim, hindari pengganti susu dengan menambahkan gula seperti susu almond atau susu beras.
 
Susu kacang tanpa gula adalah pilihan terbaik jika Anda ingin tetap mengonsumsi susu. Satu cangkir susu almond polos hanya mengandung 40 kalori, 2 karbihidrat dan kurang dari 1 gram gula serta memiliki setengah dari kalsium yang dibutuhkan dalam sehari.
 
2. Es teh
 
Hampir setiap jenis es teh manis baik yang dibuat sendiri maupun kemasan, adalah ide yang buruk untuk berat badan Anda. Memang sepertinya ini tidak mengandung kalori, tapi terlalu banyak tambahan gula di dalamnya dapat menjadikan es teh setara minuman soda.
 
Jika Anda membeli minuman teh kemasan, pilih yang rendah atau bebas gula. Namun, lebih baik lagi jika Anda membuatnya sendiri di rumah dan menambahkan sedikit lemon segar yang baik untuk kesehatan dan tentunya berat badan Anda.
 
3. Jus
 
Hindari minum jus kemasan karena mengandung banyak gula. Bahkan, jus alami pun sarat dengan gula yang terkandung dalam buah itu sendiri. Gula dalam jus dicerna sangat cepat karena tidak ada nutrisi lain untuk memperlambatnya. Ini mengarah pada lonjakan gula darah dan dapat membuat Anda menginginkan makanan karbohidrat.
 
Meskipun jus merupakan minuman yang lebih baik daripada soda, sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsinya karena kandungan gula alami dan sedikit serat. Anda bisa mengonsumsi segenggam kacang untuk membatasi lonjakan gula darah karena kacang kaya protein.
 
4. Smoothies
 
Smoothies tak selalu menyehatkan dan menjadi nutrisi yang baik untuk Anda yang sedang diet. Smoothies biasanya terdiri dari buah-buahan dan sayuran yang menyehatkan. Namun, jika porsi yang digunakan berlebihan, misalnya Anda menambahkan pisang, secangkir buah lain, serta memberikan yogurt dan tambahan susu, ini mengandung kalori dan gula berlebih
 
Dokter gizi menyarankan Anda untuk mencampurkan satu cangkir Greek yogurt polos atau susu dengan satu porsi buah untuk memberikan Anda energi yang sehat dan memenuhi asupan lemak dengan tambahan dua sendok selai kacang atau seperempat gram alpukat. Jumlah ini dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengonsumsi smoothies.
 
5. Minuman energi
 
Apabila Anda cukup tidur, makan makanan bergizi dan olahraga, Anda tidak memerlukan energi dari minuman olahraga atau berenergi yang biasanya dicampur dengan kafein. Gaya hidup sehat sudah dapat membuat tubuh tetap berenergi.
 
Minuman yang tidak menyehatkan karena kandungan gula dan kalori berlebih ini biasanya digunakan ketika Anda merasa lemah saat beraktivitas. Padahal, salah satu kunci kekuatan tubuh Anda adalah makan yang baik serta istirahat cukup. Hindari mulai sekarang minuman berenergi.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif